Penanganan Bencana 2012 Gunakan Anggaran Tak Terduga

penanganan bencana alam yang terjadi pada 2012 tetap akan menggunakan anggaran tak terduga dalam APBD

Tayang:
Penulis: Hari Susmayanti | Editor: ufi
TRIBUNJOGJA.COM, KULONPROGO- Walaupun mendapatkan kucuran dana sebesar Rp 10 milyar dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana(BNPB), penanganan bencana alam yang terjadi pada 2012 tetap akan menggunakan anggaran tak terduga dalam APBD. Pasalnya, dana yang dikucurkan oleh BNPB hanya akan digunakan untuk penanganan tahap rehab-rekon bencana alam yang terjadi dalam kurun waktu 2009-2011.

Hal itu ditegaskan oleh Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah(BPBD) Kulonprogo Untung Waluyo, Selasa(10/1/2012). Menurutnya, dana sebesar Rp 10 milyar akan difokuskan untuk penanganan rehab-rekon dampak bencana alam yang terjadi sebelum 2012.

Sementara, untuk penanganan bencana alam yang terjadi pada 2012 akan menggunakan anggaran tak terduga, namun jika terjadi bencana alam yang cuku besar BPBD akan mengajukan bantuan ke BNPB. Hingga saat ini, kerugian yang diakibatkan bencana alam baik longsor, banjir dan angin puting beliung belum diketahui pasnya. Petugas sedang melakukan penghitungan kerugian.

"Kerugian akibat bencana alam yang terjadi di sepanjang 2012 ini belum bisa dihitung keseluruhannya. Saat ini petugas sedang menghitungnya," ujarnya. (*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved