Bandar Ganja

Pemuda Harus Berani Lawan Peredaran Narkoba

No to Drugs dan free sex tetapi Don't do it (tidak melakukan)

Tayang:
Penulis: Iwan Al Khasni | Editor: ufi

Laporan Reporter Tribun Jogja, Iwan Al Khasni

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Pemuda khususnya pelajar harus berani mengatakan tidak pada Narkoba dan pergaulan bebas. Mereka juga diharapkan untuk tidak hanya menyatakan No to Drugs dan free sex tetapi Don't do it (tidak melakukan).

Hal itu diungkapkan Haryadi saat berdialog di SMAN 08 Yogyakarta beberapa waktu lalu. Pemuda juga perlu memikirkan resiko kedepan sebab menggunakan narkoba akan merugikan diri sendiri, dan juga keluarga.

Lahirnya lembaga anti narkoba di sekolah dipandang perlu, sebagai bentuk usaha membentengi diri dari pengaruh buruk Napza. Harapannya, dapat menjauhkan para siswa dari pengaruh Narkoba.

Selain itu, peran masyarakat juga penting untuk melawan peredaran narkoba.  Pada tahun 2011Kelurahan Sorosutan RT 21 RW 06 Umbulharjo, Yogyakarta mendeklarasikan diri sebagai Kampung Siaga Narkoba untuk ikut memerangi peredaran NAPZA (Narkotika, Psikotropika dan Zat Adiktif) yang masuk ke wilayah perkampungan.

Kampung siaga Narkoba diharapkan menjadi tonggak sejarah perang dengan NAPZA yang berbasis masyarakat. Bentuknya berupa Pusat Informasi Napza Kampung yang disingkat PINK. Selain layanan informasi soal seluk belum NAPZA, disediakan pula media rehabilitas sosial bagi para pecandu. (*)
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved