Enam Titik Rawan Banjir di Bantul
Pascabanjir besar pada Minggu (1/1), Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bantul langsung memasang bronjong di enam titik paling rawan banjir
Tayang:
Penulis: bbb | Editor: ufi
TRIBUNJOGJA.COM, BANTUL - Pascabanjir besar pada Minggu (1/1), Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bantul langsung memasang bronjong di enam titik paling rawan banjir. Titik-titik tersebut antara lain, Dusun Glondong, Dusun Tegalasri, Dusun Wojo, Dusun Saren, Dusun Pandes dan Dusun Kwalangan. Keenam titik tersebut diprioritaskan karena berdampak langsung ke pemukiman penduduk.
Kepala BPBD Dwi Daryanto menjelaskan, misalnya di dusun Kwalangan, WIjirejo, Pandak perlu segera dibangun talut yang terdiri atas bronjong karena menghawatirkan. Erosi yang terjadi di sana sudah memakan pekarangan belakang rumah warga. Jika tidak segera ditalud bukan tidak mungkin erosi itu akan melebar.
"Sebenarnya ada sembilan titik, enam itu yang saat ini diprioritaskan," katanya di kantornya, Selasa (10/1/2012).
Dwi menambahkan, pemasangan bronjong untuk pembuatan talud menggunakan dana siaga darurat dari BPBD DIY. Total ada Rp 3 Miliar untuk penanganan itu. (*)