Warga Usulkan Pembuatan Teras Siring

Pembuatan teras siring ini akan mengurangi resiko bencana tanah longsor

Tayang:
Penulis: Hari Susmayanti | Editor: ufi
TRIBUNJOGJA.COM, KULONPROGO- Kepala Dukuh dusun Nyemani, Desa Sidoharjo, Kecamatan Samigaluh, Giwanto akan mengajukan bantuan kepada Dinas Pertanian provinsi DIY untuk membuat teras siring di tebing yang saat ini mengalami keretakan.

"Kami akan mengajukan bantuan kepada Dinas Pertanian untuk membuat terassiring," katanya, Senin (9/1/2012).

Menurutnya, pembuatan teras siring ini akan mengurangi resiko bencana tanah longsor. Sedangkan untuk penanggulangan darurat tebing yang retak, warga secara bergotong royong menutup retakan dengan tanah dan dipadatkan. Cara ini bisa meminimalisir resiko bencana karena air hujan tidak langsung masuk ke dalam rekahan.

Giwanto menjelaskan, retakan tanah tersebut sudah terlihat sejak dahulu, namun akibat tanah di bawahnya mengalami longsor pada Minggu (1/1/2012) lalu, retakan tebingnya semakin membesar dan berpotensi mengalami longsor jika terjadi hujan deras. Air yang masuk ke dalam retakan bisa menyebabkan tanah bergeser sehingga berpotensi longsor.

Ke depannya, warga berencana mengajukan bantuan kepada pemerintah untuk membuat terasiring di lahan yang mengalami keretakan. Dengan dibuat teras siring ini diharapkan bisa meminimalisir terjadinya tanah longsor serta memperkuat struktur tanah di tebing-tebing."Kami akan mengajukan bantuan ke Dinas Pertanian DIY untuk membuat terassiring. Kami berharap bantuan yang diajukan bisa terealisasi,"ucapnya.

Giwanto menambahkan, selain mengancam pemukiman warga, retakan tebing tersebut juga mengancam perkebunan kakao, salak,kopi dan cegkeh milik warga. Jika tidak segera dilakukan tindakan, dikhawatirkan retakan tersebut akan longsor dan merusak lahan perkebunan tersebut. perkebunan tersebut selama ini menjadi salah satu tulang punggung penghasilan warga, jika tertimbun maka warga akan kehilangan pemasukan.

"Tebing yang retak kea rah selatan mengancam enam rumah serta perkebunan milik warga sedangkan yang meluas ke sisi utara mengancam lima rumah," tambahnya. (*)
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved