Retakan Tebing Ancam Sebelas Rumah

Sebelas kepala keluarga di Dusun Nyemani, Desa Sidoharjo terancam tanah longsor karena muncul retakan tanah baru sepanjang 500 meter

Tayang:
Penulis: Hari Susmayanti | Editor: ufi
TRIBUNJOGJA.COM, KULONPROGO- Sebelas kepala keluarga di Dusun Nyemani, Desa Sidoharjo terancam tanah longsor karena muncul retakan tanah baru sepanjang 500 meter di atas pemukiman. Saat ini tanah yang mengalami retak sudah merekah selebar lebih kurag 45 sentimeter dan sewaktu-waktu bisa longsor.

Koordinator Tagana Pembantu Bupati (Tuti) wilayah utara, Rahmad haryadi mengatakan, retakan tebing tersebut sangat rawan longsor terutama saat terjadi hujan. Sebelumnya, tebing di bawah retakan sudah longsor dan menghancurkan dua rumah. Untuk itu, pihaknya berharap pemerintah segera melakukan tindakan untuk meminimalisir kerugian.

"Tebing yang retak mengancam 11 rumah milik warga. Retakannya selebar 45 centi dan sangat rawan bila hujan terus mengguyur," katanya, Senin (9/1/2012).

Rahmad menjelaska, selain mengancam rumah milik warga, tebing yang retak juga menganca fasilitas umum berupa masjid serta jalan desa. Jika nanti terjadi longsor, maka akan menyebabkan terisolirnya warga karena jaln tersebut merupakan akses utama warga Nyemani.

Atas temuan tebing yang sudah retak ini, Rahmad dan warga sudah berkoordinasi dengan peemrintah desa. Harapannya, pemerintah desa segera meneruskan laporan warga ini ke Pemerintah Kecamatan dan Pemerintah kabupaten Kulonprogo supaya segera melakukan tindakan untuk mencegah adanya korban.

"Jangan sampai keduluan hujan dan longsor. Pemerintah diharapkan segera melakukan tindakan untuk mencagah adanya korban jika sewaktu-waktu terjadi longsor," harapnya. (*)
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved