Chang Berinisiatif Temui Menajemen Gembiraloka
Ketua Komisi A DPRD Yogyakarta, Chang Wendryanto mengambil inisiatif untuk langsung menemui manajemen Gembiraloka.
Tayang:
Penulis: Rina Eviana Dewi | Editor: ufi
TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA- Ketua Komisi A DPRD Yogyakarta, Chang Wendryanto mengambil inisiatif untuk langsung menemui manajemen Gembiraloka.
Bersama anggota Komisi A mereka langsung terjun melihat kondisi kios pedagang dan menanyakan langsung kepada pengelola Gembiraloka. "Ini harus diselesaikan supaya bisa diklarifikasi langsung apa permasalahnnya dan supaya bisa dicari jalan keluarnya," katanya.
Kedatangan Komisi A tersebut setelah puluhan pedagang mengeluhkan soal berbagai persoalan yang dialami mereka terkait keberadannya di kawasan itu akan segera digusur manajemen kebun binatang.
Pihak manajemen Gembiraloka menolak jika disebut menggusur para pedagang. Di depan Komisi A DPRD Direktur Kebun Binatang Gembira Loka Yogyakarta Djoko Tirtono mengemukakan alasan penggusuran tersebut lantaran pedagang menyalahi aturan. Ia menyebut sesuai aturan penyewa kios tidak boleh menyewakan ataupun mewariskan kiosnya kepada pihak lain termasuk keluarganya.
Selain itu pedagang juga wajib buka setiap hari dan menjaga estetika kawasan. Nyatanya dari 172 kios pedagang ditemukan 23 kios yang melanggar, 11 hanya berjualan tak berjualan tiap hari, 4 dimiliki sepasang suami istri, 6 berpindah tangan serta 2 kios selain berfungsi sebagai tempat berdagang juga difungsikan sebagai tempat tinggal. Hal itulah yang menjadi alasan manajemen tidak memperpanjang sewa kios mereka.
Dari data yang dipaparkan di depan dewan beberapa pedagang bahkan menjual dan memindahkan kewenangan kepada pihak lain. "Kalau mau menyewa itu ya harus mengurus kepada kami. Meskipun dipindah tangannkan ke anak. Suami isteri juga tidak boelh punya kios sendiri-sendiri di sini," katanya.
Diakuinya sejak 2010 manajemen melakukan penataan kawasan Gembiraloka. Namun menurut Joko, harga sewa tersebut cukup murah. "Jangan melihat nominal per lima tahunnya. Kalau dihitung per hari harga sewa di kawasan wisata cukup murah," katanya. (*).