Bus Rukun Sayur Terperosok
Sembilan Penumpang Terluka
Sembilan penumpang bud Rukun Sayur mengalami luka
Tayang:
Penulis: Agung Ismiyanto | Editor: ufi
TRIBUNJOGJA.COM, GUNUNGKIDUL-Sembilan orang mengalami luka-luka, setelah Sebuah bus Po Rukun Sayur bernopol AD 1547 CF, jurusan Tawang Mangu-Solo, terperosok ke dalam parit jalan pantai Sundak, Sidoarjo, Tepus sedalam 1 meter, Minggu (8/1/2012) siang.
Bus tersebut, merupakan carteran jemaat GKJ Kerten Laweyan Solo yang sedang merayakan natalan dan refreshing di Pantai selama dua hari. Kesembilan orang tersebut, mengalami luka-luka ringan sedang, dan dibawa ke RSUD Wonosari oleh tim SAR Gunungkidul.
Informasi Tribun Jogja menyebutkan, bahwa bus berpenumpang 45 orang Kelompok Paduan Suara Dandi GKJ Kerten, Laweyan tersebut, sebelumnya, hendak menuju arah pantai Kukup, untuk mengantarkan wisatawan tersebut makan siang.
Hanya saja, saat akan keluar dari jalan masuk pantai Sundak, bus akan bertabrakan dengan bus wisata lain di arah berlawanan. Faktor jalan sempit, dan hanya memiliki lebar 5 meter, membuat bus yang dikemudikan Purwanto (30), warga Karanganyar, Solo ini, kemudian mundur dan terguling sebelah kiri ke dalam areal ladang jagung milik warga.
Dituturkan oleh Penanggung Jawab Rombongan, Heru Siswanto (52) menjelaskan, bahwa Bus tersebut terus mundur meski sudah diperingatkan oleh penumpang.
"Tadi mau kres dengan kendaraan lain, akhirnya, bus atret mundur, tapi digas terus sangat cepat, padahal penumpang sudah bilang hati-hati," jelasnya kepada Tribun Jogja, di UGD RSDUD Wonosari Minggu (8/ 1/2012).
Heru juga menuturkan bahwa, suara teriakan dan nasehat penumpang kepada sang sopir masih terus terngiang di benaknya. Hingga akhirnya, karena sempitnya jalan, dan tanah beraspal yang dipijak roda bus bagian belakang bus berwarna putih orange tersebut ambles, hingga membuat badan bus tak kuat menyangga dan terperosok ke ladang.
"Kami pun sangat panik tadi, dan banyak penumpang menyelamatkan diri," tambahnya. (*)
Bus tersebut, merupakan carteran jemaat GKJ Kerten Laweyan Solo yang sedang merayakan natalan dan refreshing di Pantai selama dua hari. Kesembilan orang tersebut, mengalami luka-luka ringan sedang, dan dibawa ke RSUD Wonosari oleh tim SAR Gunungkidul.
Informasi Tribun Jogja menyebutkan, bahwa bus berpenumpang 45 orang Kelompok Paduan Suara Dandi GKJ Kerten, Laweyan tersebut, sebelumnya, hendak menuju arah pantai Kukup, untuk mengantarkan wisatawan tersebut makan siang.
Hanya saja, saat akan keluar dari jalan masuk pantai Sundak, bus akan bertabrakan dengan bus wisata lain di arah berlawanan. Faktor jalan sempit, dan hanya memiliki lebar 5 meter, membuat bus yang dikemudikan Purwanto (30), warga Karanganyar, Solo ini, kemudian mundur dan terguling sebelah kiri ke dalam areal ladang jagung milik warga.
Dituturkan oleh Penanggung Jawab Rombongan, Heru Siswanto (52) menjelaskan, bahwa Bus tersebut terus mundur meski sudah diperingatkan oleh penumpang.
"Tadi mau kres dengan kendaraan lain, akhirnya, bus atret mundur, tapi digas terus sangat cepat, padahal penumpang sudah bilang hati-hati," jelasnya kepada Tribun Jogja, di UGD RSDUD Wonosari Minggu (8/ 1/2012).
Heru juga menuturkan bahwa, suara teriakan dan nasehat penumpang kepada sang sopir masih terus terngiang di benaknya. Hingga akhirnya, karena sempitnya jalan, dan tanah beraspal yang dipijak roda bus bagian belakang bus berwarna putih orange tersebut ambles, hingga membuat badan bus tak kuat menyangga dan terperosok ke ladang.
"Kami pun sangat panik tadi, dan banyak penumpang menyelamatkan diri," tambahnya. (*)