Kawasan Wisata Pantai di Gunungkidul Kotor

Wisatawan di Gunungkidul belum menyadari pentingnya kebersihan

Tayang:
Penulis: Agung Ismiyanto | Editor: ufi
TRIBUNJOGJA.COM, GUNUNGKIDUL-Banyak orang tak menyadari, membuang sampah di kawasan wisata, akan menimbulkan efek yang merusak.

Bahkan, wisatawan, cenderung membuang sampah dengan seenaknya di pasiran pantai, ataupun di parkiran. Terkadang hal tersebut merusak pemandangan dan keindahan, selain bau busuk tentunya.

Pantauan Tribun Jogja, Minggu (8/1/2012), banyak tanah berserakan di wilayah pantai Sundak. Parkiran pantai Sundak, dipenuhi sampah plastik berupa bungkus makanan, dan juga bermacam-macam kulit makanan yang tidak sedap dipandang.

Di pantai lain, seperti pantai Kukup, sampah juga ditemukan tak terurus, padahal kotak sampah, sudah disediakan di tempat tersebut.

"Ini, khan kurang bagus dipandang, padahal, pantai Gunungkidul, terkenal bagus," ujar salah satu Pelancong, Hidayat Erwin (26), kepada Tribun Jogja, Minggu (8/1).

Akibatnya, banyak wisatawan yang mengeluhkan penumpukan sampah tersebut. Meski demikian, beberapa di antara wisatawan terlihat tidak menyadari hal itu.

Pantaan Tribun Jogja, mereka asal membuang sampah, tanpa memasukkannya di kotak Sampah. Nelayan pantai Baron, Ngatijo (51), juga mengeluhkan sampah yang tak terurus di pantai ikon Gunungkidul itu. Ia menilai pemerintah kurang mampu bertindak untuk memilah sampah, utamanya, dari pengunjung dan sampah limbah ikan, yang mencemari pantai.

"Selain merusak keindahan pantai, ini juga berakibat kurang bagus bagi hewan laut," jelasnya.

Menurut nelayan asal Kemadang, Tanjungsari ini, permasalahan sampah, sudah lama dirasakan. Hanya memang belum ada tindak lanjut yang riil dari pemerintah. "Seharusnya, ada tindakan tegas," jelasnya. (*)
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved