Penyaluran Raskin di Bengkulu Gunakan Data 2011
Penyaluran beras untuk masyarakat miskin (miskin) di Provinsi Bengkulu pada 2012 masih menggunakan data 2011
Tayang:
Editor:
ufi
TRIBUNJOGJA.COM, BENGKULU- Penyaluran beras untuk masyarakat miskin (miskin) di Provinsi Bengkulu pada 2012 masih menggunakan data 2011 karena alokasi pada tahun ini belum dikeluarkan pemerintah.
"Kami tetap menyalurkan raskin kepada masyarakat miskin di Bengkulu pada Januari 2012 meski data plafon dari pemerintah belum dikeluarkan. Ini dilakukan agar penyaluran raskin di Bengkulu tidak terhambat," kata Kabid Pelayanan Publik Divisi Regional Bulog Bengkulu Arsyad Irawan, Kamis (5/1/2012).
Ia mengatakan, raskin amat dibutuhkan masyarakat miskin apalagi harga beras di daerah ini sekarang terus bergerak naik, sehingga jika penyaluran raskin terhambat mereka akan kesulitan mendapatkan beras.
"Kasihan mereka kalau sempat anak istrinya tidak makan karena penyaluran raskin terhambat akibat alokasi pada 2012 belum kami terima dari Jakarta," ujarnya.
Provinsi Bengkulu pada 2011 mendapat alokasi raskin sebanyak 20.533 ton dengan penerima 114.077 rumah tangga sasaran (RTS) yang tersebar di 10 kabupaten/kota.
Sedangkan jatah raskin yang diterima setiap RTS sebesar 15 Kg/bulan dengan harga tebus Rp1.600/Kg sesuai dengan ketentuan pemerintah pusat.
Jika data alokasi raskin 2012 di Bengkulu nanti terjadi kenaikan atau penurunan dari tahun 2011 maka pihaknya tinggal mengurangi atau menambahkan baik untuk raskin yang diterima masyarakat maupun jumlah RTS penerima beras subsidi tersebut.
Data alokasi raskin 2012 baru disampaikan ke daerah kemungkinan pada Juni mendatang karena masih menunggu verifikasi data sensus ekonomi yang dilakukan BPS pada 2011.
"Kami berharap hasil pendataan sensus ekonomi yang dilakukan BPS setempat pada 2011 semoga saja tetap akurat agar penerima raskin di daerah akan meningkat," ujarnya.
Sementara itu, Asisten II Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bengkulu Zainal Abidin mengatakan, sampai saat ini pemprov belum menetapkan alokasi raskin untuk masing-masing kabupaten/kota di Bengkulu.
Sebab, plafon raskin 2012 untuk Bengkulu belum diterima dari pemerintah pusat. "Sampai sekarang kami belum menetapkan pagu raskin 2012 untuk setiap kabupaten/kota di daerah ini," ujarnya.
Meski demikian, pihaknya tetap meminta Bulog Bengkulu tetap menyalurkan raskin kepada masyarakat kurang mampu di daerah itu.(*)