Warga Trirenggo Sempat Salah Mengerti
Kades Trirenggo akui keluhan waga terkait sertifikat tanah
Tayang:
Penulis: bbb | Editor: ufi
TRIBUNJOGJA.COM, BANTUL -Kepala desa Trirenggo Nur Handoko ketika ditemui di kantornya, mengakui adanya keluhan itu. Awalnya warga mengira itu program sertifikasi tanah, dan saat dijelaskan bahwa itu program P4T yang hanya sampai gambar.
Lalu, untuk pengurusan tanah ia mengaku sudah mengajukannya ke BPN melalui program Program Nasional Agraria (Prona). Ada yang sudah jadi dan ada yang belum.
"kalau ngurus sertifikat kan biasanya yang aktif yang cepet, misalnya kesalahan di KTP kadaluarsa atau tidak dan sebagainya," jelasnya di ruang kerjanya, Selasa (3/1/2012).
Untuk jumlah warga Bakulan yang mengurus ia lupa angka pastinya. Ia hanya menyebut sekitar 700an warga yang mengikuti program tersebut. (*)
Lalu, untuk pengurusan tanah ia mengaku sudah mengajukannya ke BPN melalui program Program Nasional Agraria (Prona). Ada yang sudah jadi dan ada yang belum.
"kalau ngurus sertifikat kan biasanya yang aktif yang cepet, misalnya kesalahan di KTP kadaluarsa atau tidak dan sebagainya," jelasnya di ruang kerjanya, Selasa (3/1/2012).
Untuk jumlah warga Bakulan yang mengurus ia lupa angka pastinya. Ia hanya menyebut sekitar 700an warga yang mengikuti program tersebut. (*)