Keluarga Temukan Mbah Duri
Rumah Sakit (RS) PKU Muhammadiyah Yogyakarta merawat seorang kakek yang tidak diketahui identitasnya.
Penulis: Iwan Al Khasni | Editor: ufi
Awalnya, kakek yang diperkirakan berusia 70 itu, terlihat tergeletak tak berada dibangsal Marwah RS PKU Muhammadiyah, Yogya, Sabtu (31/12) siang. Dia dibawa ke rumah sakit sebab sempat terserempet mobil di seputaran Kotagede, Yogyakarta.
Waktu itu, korban terserempet saat melintas di jalan. Korban sempat diperingatkan menggunakan klakson namun kemungkinan tidak mendengar hingga akhirnya terserempet.
Tubuhnya yang ringkih dan terlihat berkerut tampak tak berdaya. Ditangan kanannya, jarum infuse terlihat menancap. Nada bicaranya yang tidak jelas, awalnya membuat pihak rumah sakit kesulitan berkomunikasi dengan korban.
Luka yang dialaminya tidak terlalu berat. Namun kondisi korban yang sudah tua membuat korban menjadi lemah sehingga perlu mendapatkan perawatan khusus. Sebab saat dibawa korban juga diketahui tidak sadar diri.
“Dia dibawa ke rumah sakit oleh pengendara yang tak sengaja menyerempetnya. Pengendara itu mencoba bertanya disekitaran Kotagede untuk mencari tahu, namun nihil,”kata Humas RS PKU Muhamadiyah Yogya, Yahya Firsyad, Senin (2/1).
Saat ditanya asalnya dari mana, sang kakek waktu itu hanya menjawab Kotagede, itupun dengan suara cadel dan tak terdengar dengan jelas. Meski belum tahu betul keluarganya, rumah sakit tetap merawat korban sembari mencari tahu keluarganya.
Pada waktu tertentu, sang kakek juga harus disuntik penenang sebab kerap terlihat memberontak. Namun setelah itu, dia akan tenang dan tidur hingga terbangun lagi kemudian diberi obat-obatan.
Sesuai dengan prosedur, korban dirawat untuk penyembuhan. Dia sempat selalu mengingau tidak jelas. “Selain mencari keluarganya, kami juga minta ke media massa untuk menyebarkan informasi soal itu,”ujarnya.
Setelah sempat kebingungan sekitar empat hari mencari keluarganya, akhirnya pihak RSU PKU Muhammadiyah menemukan keluarga korban. Dia diketahui bernama Muh Duri warga Purbayan, Kotagede Yogyakarta.
Hingga ahirnya, Senin (2/12) siang, pihak rumah sakit didatangi keluarga korban. Keluarga mengakui, Mbah Duri adalah keluargnya. “Kami masih melalukan perawaran terhadap korban hingga dipastikan sembuh,”kata Yahya. (iwan al khasni)