Kunjungan Masyarakat ke Singapura Meningkat di Akhir Tahun
Kunjungan masyarakat Jawa Timur ke Singapura meningkat pada akhir tahun, karena biaya bepergian ke negara tersebut lebih terjangkau
Tayang:
Editor:
ufi
TRIBUNJOGJA.COM, SURABAYA- Kunjungan masyarakat Jawa Timur ke Singapura meningkat pada akhir tahun, karena biaya bepergian ke negara tersebut lebih terjangkau dibandingkan dengan di dalam negeri pada libur panjang tahun 2011.
"Pada umumnya, tingkat kunjungan masyarakat Jatim ke sejumlah negara naik 20 persen daripada animo tahun lalu, termasuk ke Singapura," kata Sekretaris Eksekutif Asosiasi Biro Perjalanan Indonesia (Asita) Jatim, Nanik Sutaningtyas, di Surabaya, Sabtu (31/12/2011) malam.
Selain itu, sebut dia, permintaan pasar pariwisata Jatim untuk bepergian ke luar negeri juga terlihat di berbagai destinasi seperti Malaysia, Jepang, Korea Selatan, China, Taiwan, dan Hong Kong.
"Di sisi lain, masyarakat Jatim yang memilih berkunjung ke sejumlah daerah di penjuru Nusantara hanya mengalami kenaikan 10 persen," ujarnya.
Untuk destinasi dalam negeri, rinci dia, masyarakat Jatim masih meminati bepergian ke Bali, Jakarta, Bandung, dan Yogyakarta, tetapi, khusus Makassar, saat ini animo masyarakat provinsi ini untuk berkunjung ke sana semakin berkurang.
"Penurunan ini karena selama ini masyarakat Jatim sengaja ke Makassar untuk berkunjung ke aneka wahana di Trans Studio tetapi sekarang di Bandung juga ada sehingga mereka lebih memilih ke Kota Kembang itu," katanya.
Terkait besarnya permintaan pasar Jatim bepergian ke Singapura, Direktur Umum Lion Air, Edward Sirait, membenarkan, sejak dibukanya penerbangan Surabaya-Singapura per 19 Desember 2011 keterisian kursi penumpang "load factor"-nya mencatatkan capaian hingga 90 persen.
"Namun, sebaliknya atau dari Singapura ke Surabaya, besaran 'load factor' kami justru rendah atau hanya terisi 40 persen," katanya.
Mengenai penerbangannya di dalam negeri, lanjut dia, pada libur panjang tahun ini, diprediksi ada kenaikan antara lima hingga tujuh persen.
"Kalau rute penerbangan domestik paling padat pada periode ini antara lain menuju Jakarta, Surabaya, dan Denpasar," katanya.(*)