Maryati Berharap Tak Ada Lagi Ijazah Atlet Ditahan Sekolah
Sebelumnya, atlet nasional balap sepeda itu tak mampu membayar biaya pendidikan sebesar Rp 2.029.900.
TRIBUNJOGJA.COM, PURWOKERTO - Ibu dari Suswanti, Ny Maryati (34), berharap agar kejadian ijazah atlet ditahan pihak sekolah lantaran tak mampu membayar biaya pendidikan tidak lagi terulang. Ibu dari atlet balap sepeda Sea Games XXVI itu berharap pemerintah memperhatikan para atletnya.
"Sudah cukup semoga tidak lagi ada Suswati-Suswati lainnya," katanya, tatkala ditemui di rumahnya Jalan Sekolah Tekhnik, Sitapen, Kranji, Purwokerto Timur, Jateng, Jumat (4/11/2011) siang.
Pernyataannya itu mengomentari sudah dibebaskannya ijazah Suswanti dari pihak sekolah yang menahan ijazah, SMA 3 Purwokerto. Sebelumnya, atlet nasional balap sepeda itu tak mampu membayar biaya pendidikan sebesar Rp 2.029.900. Lantaran tak memiliki uang, ijazah lulusan kelas olahraga tahun 2009/2010 itu belum diserahkan hingga kini.
"Saya belum diberitahu ijazah tersebut akan diserahkan. Tapi bila memang betul saya mengucap terima kasih," ujar perempuan yang membantu bekerja di warung pecel ini.
Ijazah Suswanti dan dua atlet lainnya akhirnya dibebaskan setelah Kepala SMAN 3 Purwokerto, Warmanto dipanggil Bupati Banyumas, Mardjoko. Bupati memerintahkan supaya ijazah atlet yang sudah berprestasi tidak ditahan pihak sekolah. (*)