Naik Bus Tingkat Baru Yuniar Seolah Kembali ke Masa Kecil
Bus tingkat tersebut mengobati kerinduannya terhadap suasana Solo masa lalu, kala ada bus tingkat Damri.
TRIBUNJOGJA.COM, SOLO - Elizabeth Yuniar, penyandang gelar Putri Solo II, termasuk salah satu penumpang yang mencoba bus tingkat baru di Solo, Jateng, Minggu (20/2/211) sore. "Pertama kali masuk, seolah kembali ke masa kecil dulu," katanya kepada Tribun Jogja
.
Menurutnya, bus tingkat tersebut mengobati kerinduannya terhadap suasana Solo masa lalu, kala masih ada bus tingkat Damri, tahun 1980-an. "Dulu pernah ada bus tingkat di Solo lalu dihapus. Sekarang ada lagi, jadi saya senang sekali," katanya.Yuniar mengatakan, yang membedakan bus tingkat baru warna merah ini dengan bus tingkat lama warna biru-putih, teknologi dan desain yang disesuaikan perkembangan zaman. Ia mencontohkan fasilitas televisi di lantai dua bus.
Ia menyambut positif langkah Pemerintah Kota Solo, yang menghadirkan kembali bus tingkat di Kota Bengawan, ditambah railbus. Namun ia berharap keberadaan dua alat transportasi wisata itu tak senasib dengan Sepur Kluthuk Jaladara, yang bergaung kencang di depan namun semakin lama kian meredup.
"Kalau bus tingkat saya optimistis (akan laris) karena jangkauannya lebih luas daripada kereta api," kata .
Yuniar, yang naik bus tingkat setelah hujan deras mengguyur, menyaksikan lantai dua bus ternyata basah karena kena bocoran air hujan. "Lantai dua jadi basah meski atapnya sudah ditutup," ujar anggota Paguyuban Putra-putri Solo tersebut seraya menambahkan, atap bus tersebut tanpa talang air sehingga air hujan gampang masuk ke dalam bus.