Warsini Dicopet Saat Asyik Saksikan Jamasan Jimat Kalisalak

Dompet Warsini yang berisi uang Rp 800.000 dan surat serta kuitansi penting turut hilang.

Editor: jun
Laporan Reporter Tribun Jogja, Hanan Wiyoko

TRIBUNJOGJA.COM, BANYUMAS - Tak hanya pengunjung yang ingin menyaksikan prosesi Jamasan Jimat Kalisalak. Pencopet pun rupanya menyaru dan beraksi di tenggah massa yang berdesak-desakan di kompleks Langgar Jimat Desa Kalisalak, Kecamatan Kebasen, Banyumas, Kamis (17/2/2011) siang.

Adalah Warsini (60), warga Dusun Legok, Desa Kaliwedi, Kecamatan Kebasen yang menjadi salah seorang korban pencopetan. Dompet berisi uang Rp 800.000 dan surat serta kuitansi penting turut hilang.

"Seperti ada yang merogoh saku saya. Setelah dicek dompetnya  hilang," katanya. Perempuan itu ceritakan dirinya menonton prosesi di barisan terdepan dan  berdiri menyandar pagar pembatas.

Ia mengaku apes dan sudah melaporkan kasus itu kepada panitia. Uang itu sedianya hendak digunakan untuk membeli karcis.Nenek yang datang ke lokasi dengan diantar menantunya merasa bingung karena tak punya uang untuk pulang.

"Mungkin pulangnya jalan kaki," katanya ketika sedang mengantre air sisa jamasan di Desa Kalisalak.

Aksi pencopetan juga menimpa pengunjung lainnya, Manisem (40), warga desa setempat. Dompet yang disimpan di dalam tas diambil tangan jahil ketika dirinya menyaksikan panggung dangdut yang diadakan untuk memeriahkan jamasan.

"Saya kehilangan dompet dan HP. Sebelum hilang barang itu saya masukkan di dalam tas," ujarnya yang datang dengan ditemani suami menyaksikan keramaian itu.

Prosesi jamasan pusaka Amangkurat I di Desa Kalisalak rutin dilakukan tiap tahun pada bulan Mulud. Warga meyakini jimat, pusaka, dan kitab jawa kuno tersebut keramat dan memiliki daya magis. Setiap tahunnya, terjadi perubahan dari sisi jumlah, bentuk, atau kemunculan benda atau tanda baru yang kemudian digunakan untuk meramal.


Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved