Bantul

Empat Bersaudara Yatim Piatu Terima Bantuan Pemkab Bantul

Wakil Bupati Bantul Abdul Halim Muslih dalam kunjungannya berpesan pada keempat anak tersebut agar tetap semangat dan melanjutkan sekolah.

Penulis: Amalia Nurul F | Editor: Ari Nugroho
TRIBUNJOGJA.COM / Amalia Nurul F
Pemkab Bantul memberikan bantuan pada empat bersaudara yatim piatu di Dusun Jetakan, Sumberagung, Jetis, Bantul pada Senin (24/6/2019) siang. 

TRIBUNJOGJA.COM, BANTUL - Empat bersaudara yatim piatu di Dusun Jetakan, Desa Sumberagung, Kecamatan Jetis, Kabupaten Bantul menerima uluran tangan dari pemerintah kabupaten Bantul.

Keempat bersaudara tersebut yakni Wisnu Wildan Fajari (18), Noval Alfinanto (15), Denis Lukman Saluki (14), dan Erza Ibnu Fauzan (12).

Baru sekitar dua pekan orangtua mereka meninggalkan keempatnya untuk selama-lamanya.

Aksi Para Pecinta Sepeda di Magelang Berbagi kepada Anak Yatim Piatu di Bulan Ramadan

Paman mereka, Gunawan, menuturkan, kedua orangtua anak-anak tersebut meninggal dunia karena kecelakaan.

"Kejadiannya hari Sabtu, 9 Juni sekitar jam setengah lima sore," kata Gunawan yang merupakan adik bungsu dari almarhum Kwadi, ayah anak-anak tersebut.

Gunawan mengatakan, kejadian tersebut terjadi saat Kwadi dan istrinya Tri Nurhayati beserta anggota keluarga lainnya pulang silaturahmi dari Klaten.

"Waktu itu di Jalan Wonosari, Payak, habis dari Klaten," ungkapnya.

Syok, Gunawan tak menyangka sang kakak dan istrinya harus berpulang bersamaan meninggalkan anak-anak mereka yang masih membutuhkan sosok orangtua.

Kini Gunawan dan kerabat lainnya berusaha menyemangati anak-anak tersebut agar tak larut dalam kesedihan.

Atas hal tersebut, pemerintah kabupaten Bantul memberikan perhatian pada Wisnu dan adik-adiknya.

Wakil Bupati Bantul Abdul Halim Muslih dalam kunjungannya berpesan pada keempat anak tersebut agar tetap semangat dan melanjutkan sekolah.

"Pemerintah berdasar konstitusi, apa pun keadaan keluarga, anak-anak harus tetap sekolah, dijamin pendidikannya dan dijamin kesehatannya. Hari ini kami melakukan asesmen, keluarga ini keluarga yang memiliki jaminan PKH. Itu akan tetap kita pertahankan dan lanjutkan," ujar Halim usai mengunjungi Wisnu dan adik-adiknya.

Ponpes Ora Aji, Rumah Bagi Yatim Piatu dan Fakir Miskin

Untuk jaminan kebutuhan hidup sehari-hari, kata Halim akan ditanggung oleh Baznas.

Sedangkan untuk pendidikan mereka akan dibebaskan dari segala pungutan termasuk pungutan dari dewan atau komite sekolah.

"SD-SMP memang sudah tidak ada pungutan, sudah kita bebaskan. Nanti Kepala Dinas Pendidikan yang memberikan instruksi untuk membebaskan iuran tersebut. Dan PKH, KIS, dan KIP jalan terus," ujarnya.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jogja
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved