Yogyakarta
DIY Tandatangani Komitmen Bebas Malaria
Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) menjadi satu diantara enam daerah yang menandatangani komitmen eliminasi Malaria.
Penulis: Agung Ismiyanto | Editor: Ari Nugroho
TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) menjadi satu diantara enam daerah yang menandatangani komitmen eliminasi Malaria.
Komitmen pimpinan daerah ini merupakan tahapan dalam rangka mewujudkan komitmen Indonesia terhadap komitmen nasional, regional, dan global yaitu dunia bebas malaria pada tahun 2030.
Penandatanganan komitmen ini dilaksanakan di rangkaian acara puncak peringatan Hari Malaria Sedunia (HMS) Tahun 2019 di Desa Budaya Kertalangu, Bali pada Senin (13/05/2019) pagi lalu.
Untuk DIY diwakili oleh Wakil Gubernur DIY KGPAA Paku Alam X.
• Tendang Malaria, Kulonprogo Bentuk Tim Eliminasi
"Kasus malaria di DIY hanya Kabupaten Kulon Progo, dan itupun hanya kecamatan Kokap yang berbatasan langsung dengan Purworejo, Jawa Tengah. Dalam catatan statistik, hanya tinggal 10 kasus (malaria) yang ditemukan," ujar Paduka Paku Alam X.
Pemda DIY pun melaksanakan berbagai macam program untuk mencapai eliminasi malaria di Kulon Progo tersebut.
Ada tiga inovasi dilakukan untuk menekan dan mengeliminasi malaria di Kabupaten Kulon Progo.
Pertama, active case detectionmelalui Juru Malaria Desa (JMD). JMD bertugas mendatangi penduduk di wilayah kerjanya dan mengambil sediaan darah masyarakat yang bergejala malaria, mengantar obat dan melakukan follow uppengobatan, mengambil sediaan darah pendatang dari luar daerah.
Kedua, pembentukan Dusun Peduli Malaria, yaitu dusun yang secara aktif, rutin dan mandiri melakukan pengendalian malaria.
Ketiga, penggerakan multi sektor dalam pengendalian malaria dengan merevitalisasi tim eliminasi malaria, rapat koordinasi berjenjang, dan pertemuan lintas batas DIY dengan Jawa Tengah
“Tapi memang pola pikir masyarakat yang perlu kita tingkatkan. Bagaimana mengedukasi warga tentang pola hidup sehat itu penting.”, ungkap Paku Alam X.
• Fakta Mengejutkan, Ternyata Soekarno Sedang Sakit Malaria Saat Bacakan Teks Proklamasi
Penandatanganan komitmen disaksikan langsung oleh Menteri Kesehatan RI, Prof. Dr. dr. Nila F. Moeloek dan Menteri Dalam Negeri RI Tjahjo Kumolo.
Pada kesempatan yang sama, 11 Kabupaten/Kota di Indonesia juga mendapatkan sertifikat dari Menteri Kesehatan atas keberhasilan dalam mencapai eliminasi malaria.
Mendagri Tjahjo Kumolo mengatakan bahwa saat ini ada 225 kabupaten/kota dari total 514 kab/kota se-Indonesia yang telah mendapatkan sertifikasi bebas malaria.
Dia berpesan kepada kepala daerah yang berhasil mencapai penghargaan tersebut harus mampu berupaya untuk mempertahankan prestasi tersebut sehingga kasus malaria tidak ditemukan kembali.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/berita-yogyakarta_20180911_145553.jpg)