Lifestyle

Mitos atau Fakta, Makanan dengan Kalori Negatif Bantu Turunkan Berat Badan?

Mengonsumsi makanan berkalori negatif, seperti seledri dan brokoli, dipercaya tak akan membuat tubuh menyisakan cadangan energi yang akan diubah menja

Mitos atau Fakta, Makanan dengan Kalori Negatif Bantu Turunkan Berat Badan?
Bigstock
Seledri 

TRIBUNJOGJA.COM - Banyak mitos dan fakta yang beredar seputar kesehatan.

Satu di antaranya adalah konsumsi makanan berkalori negatif.

Mengonsumsi makanan berkalori negatif, seperti seledri dan brokoli, dipercaya tak akan membuat tubuh menyisakan cadangan energi yang akan diubah menjadi lemak.

Makanan-makanan ini dipercaya memiliki kalori negatif, artinya usaha untuk mencernanya memerlukan kalori lebih banyak dibanding kandungan kalori dalam makanan itu sendiri.

Sayangnya, riset terbaru membuktikan makanan dengan kalori negatif ini hanya sekadar mitos belaka.

Efektifkah Air Lemon untuk Membakar Lemak Tubuh?

Banyak orang percaya makanan berserat tertentu, seperti seledri, selada, jeruk bali, mentimun dan brokoli dapat membakar lebih banyak kalori daripada makanan itu sendiri.

Para ahli medis pun menyarankan kita agar tidak menggunakan strategi ini sebagai penurunan berat badan.

Bahkan, peneliti dari University of Alabama mengklaim bahwa mitos makanan dengan kalori negatif benar-benar tak perlu dipercaya.

Lewat subjek riset berupa kadal, periset menemukan reptil tersebut masih mempertahankan seperempat kalori dari seledri di tubuhnya.

Dengan kata lain, makanan tersebut sebenarnya tidak membakar kalori lebih banyak daripada yang terkandung di dalamnya.

Halaman
12
Editor: Ari Nugroho
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved