Pemilu 2019

Petugas KPPS Dinilai Salahi Prosedur, 2 TPS di Kulon Progo Direkomendasikan Pemungutan Suara Ulang

Bawaslu Kulon Progo merekomendasikan Pemungutan Suara Ulang (PSU) di dua tempat pemungutan suara (TPS) setempat.

Petugas KPPS Dinilai Salahi Prosedur, 2 TPS di Kulon Progo Direkomendasikan Pemungutan Suara Ulang
Tribun Jogja/ Suluh Pamungkas
Ilustrasi Pemilu 

TRIBUNJOGJA.COM, KULON PROGO -Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kulon Progo merekomendasikan Pemungutan Suara Ulang (PSU) di dua tempat pemungutan suara (TPS) setempat.

Petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) setempat dinilai telah menyalahi prosedur;

Kedua TPS itu yakni TPS 31 Kelurahan Wates (Kecamatan Wates) dan TPS 2 Desa Margosari (Kecamatan Pengasih). Ketua Bawaslu Kulon Progo, Ria Harlinawati, Jumat (19/4/2019) mengatakan, hal ini menjadi temuan yang didapatkan pihaknya berdasarkan hasil pengawasan terhadap proses pemungutan dan penghitungan suara.

5 Tempat Wisata Alam di Kulonprogo, Mulai dari Kalibiru Hingga Kebun Teh Nglinggo

"Petugas KPPS telah melakukan kesalahan tata cara atau prosedur dalam melaksanakan pemungutan dan penghitungan suara di TPS," kata Ria pada Tribunjogja.com.

Di TPS 31 Wates, terdapat dua orang pemilih yang menggunakan e-KTP luar daerah (Papua) dan tidak terdaftar di Daftar Pemilih Tambahan (DPTb).

KPPS tetap memberikan hak pilih dengan memberikan satu jenis surat suara yakni surat suara Presiden dan Wakil Presiden.

Sedangkan di TPS 2 Margosari terdapat tiga orang pemilih DPTb/pemilih pindah memilih.

Ketiga orang itu seharusnya hanya mendapatkan empat jenis surat suara namun oleh KPPS setempat diberikan lima surat suara sekaligus.

Rekapitulasi Suara di Kecamatan Umbulharjo Diperkirakan Berjalan 5-7 Hari

Terhadap kedua TPS tersebut, Bawaslu Kulon Progo melalui Panwaslu Kecamatan Wates dan Pengasih menindaklanjuti sebagai temuan pelanggaran administrasi.

Selanjutnya, rekomendasi pemungutan suara ulang di kedua TPS disampaikan kepada PPK kecamatan Wates dan Pengasih.

Tindak lanjut dari rekomendasi tersebut juga diserahkan kepada jajaran Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kulon Progo.

"Bawaslu dan jajaran sampai saat ini masih terus mengawal proses Pemilu 2019 agar berjalan sesuai regulasi. Sehingga, bisa melahirkan Pemilu berkualitas, berintegritas, dan dapat dipertanggungjawabkan," jelas Ria.(*)

Penulis: ing
Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved