Kota Yogyakarta

Toko Modern Berjejaring Harus Menggandeng UMKM

Hal tersebut lantaran toko moderen berjejaring yang muncul pasca-pencabutan aturan pembatasan jumlah toko moderen berjejaring di Kota Yogyakarta keban

Toko Modern Berjejaring Harus Menggandeng UMKM
net
ilustrasi 

Laporan Reporter Tribun Jogja Kurniatul Hidayah

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Wakil Wali Kota Yogyakarta Heroe Poerwadi meminta agar toko moderen berjejaring yang belum memenuhi Izin Usaha Toko Swalayan (IUTS) agar segera menyelesaikannya.

Hal tersebut lantaran toko moderen berjejaring yang muncul pasca-pencabutan aturan pembatasan jumlah toko moderen berjejaring di Kota Yogyakarta kebanyakan belum mengurus IUTS.

"Kebijakan yang ada saat ini bukan berarti membebaskan mereka ada begitu saja tapi harus memenuhi aturan yang berlaku. Saya meminta mereka mematuhi aturan yang ada di Perwal," ujarnya, Selasa (9/4/2019).

Baca: Pemprov DIY Hati-Hati Berikan Noreg Raperda Toko Modern

Ia mengakui bahwa perizinan saat ini dilakukan melalui Online Single Submition (OSS) yang langsung terhubung dengan pemerintah pusat.

Nomor Induk Berusaha (NIB) bisa terbit meski ada komitmen yang belum diselesaikan pemohon.

Ini menjadi catatan penting bagi Pemerintah Kota Yogyakarta.

"Harapannya OSS tidak jadi jalan pintas bagi pemilik usaha agar tidak menaati peraturan yang ada. Prosesnya tetap harus memperkuat muatan lokal yang ada di Kota Yogyakarta," ungkapnya.

Salah satu poin penting yang tertera yakni toko moderen berjejaring wajib merangkul warga Kota Yogyakarta untuk bekerjasama dalam hal ini yakni memfasilitasi produk UMKM.

Baca: Toko Modern Tampung Kuliner Pelaku UMKM Yogya

"Diharapkan dengan adanya aturan itu, keberadaan toko moderen berjejaring tidak justru jadi pemangsa pelaku usaha lain yang ada di tepi jalan. Makanya mereka perlu mengurus izin yang belum dipenuhi agar kami bisa mendata dan masuk dalam Forum CSR yang sudah memiliki komitmen untuk menggandeng UMKM," ungkapnya.

Halaman
12
Penulis: kur
Editor: Ari Nugroho
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved