Bisnis

Dompet Digital DANA Dukung Gaya Hidup Modern

DANA kian dapat diandalkan oleh setiap lapisan masyarakat di Indonesia, untuk meningkatkan produktivitas di setiap kegiatan ekonomi yang mereka lakuka

Dompet Digital DANA Dukung Gaya Hidup Modern
Istimewa
DANA, dompet digital Indonesia, meningkatkan produktivitas di setiap kegiatan ekonomi yang mereka lakukan. 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Victor Mahrizal

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA – Menandai satu tahun sejak kali pertama diperkenalkan ke publik pada 21 Maret 2018 lalu, DANA, dompet digital Indonesia, makin menunjukkan kapabilitasnya sebagai infrastruktur pembayaran digital.

DANA kian dapat diandalkan oleh setiap lapisan masyarakat di Indonesia, untuk meningkatkan produktivitas di setiap kegiatan ekonomi yang mereka lakukan.

“Misi kami adalah menjadikan setiap pelaku kegiatan ekonomi di negeri ini makin produktif dan berdaya saing tinggi sehingga ekonomi mereka berkembang secara signifikan. Untuk itu, sejak awal kami membangun dompet digital DANA sebagai infrastruktur transaksi pembayaran nontunai dan nonkartu yang selalu mampu memberikan kemudahan dan kecepatan, serta cerdas, fleksibel, dan terjamin keamanannya,” tutur Chrisma Albandjar, Chief Communications Officer, DANA, Selasa (2/4/2019).

Baca: BI Kpw DIY Mendorong UMKM Jogja Go Digital

Untuk mencapai misi tersebut, dalam setahun pertama, DANA telah mengembangkan berbagai layanan yang memperkuat fungsinya sebagai dompet digital dari, oleh, dan untuk Indonesia.

DANA sebagai dompet digital kini bukan hanya untuk melakukan transaksi pembayaran digital, tapi DANA juga efektif untuk mengirim uang, menyimpan kartu debit dan kartu kredit, serta menunjang berbagai transaksi keuangan dan gaya hidup para pengguna melalui beragam fitur yang tersedia.

“Sebagai infrastruktur pembayaran digital berplatform terbuka, dompet digital DANA memiliki kemampuan dan manfaat untuk setiap pelaku usaha online dan offline, termasuk startup, sehingga  para pelaku usaha dapat berkonsentrasi terhadap produknya dan pembayaran dapat dilakukan dengan debit rekening atau memanfaatkan kartu kredit cukup melalui DANA. Dengan demikian semua pelaku usaha  tetap kompeten dan berdaya saing tinggi di era digital ini,” ungkap Chrisma.

Chrisma memberi contoh berbagai jenis pengusaha baik offline maupun online, dapat langsung melakukan semua transaksi secara digital, nontunai dan nonkartu.

Baca: Gramedia Yogya Gelar Seminar Tantangan Literasi di Era Digital

Pengusaha offline di antaranya adalah para pedagang di pasar tradisional, pengemudi jasa transportasi umum, pemilik toko individual hingga gerai-gerai yang memiliki ratusan cabang seperti Ramayana, KFC, Sour Sally, Gulu Gulu, HokBen, Wendy’s, Coffee Bean, Baskin Robbins, Bakmi GM, Domino’s Pizza, Re-juve, hingga Kopi Kulo dan Kopi Kenangan.

DANA pun bisa digunakan di jaringan pengguna Moka POS, sehingga mereka pun memiliki akses untuk dibayar menggunakan kartu kredit dan kartu debit yang sudah disimpan di dompet digital DANA.

Sementara, pengusaha online seperti para pelaku bisnis e-commerce dan media sosial, atau startup individual dapat siap melayani transaksi nontunai dan nonkartu dengan memanfaatkan layanan-layanan yang tersedia pada dompet digital DANA.(tribunjogja.com)
 

Penulis: vim
Editor: Ari Nugroho
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved