MotoGP

Diganjar Hukuman, Crutchlow Bersikeras Bantah Lakukan Jump Start

Cal Crutchlow mendapat penalti karena dianggap melakukan jump start di balapan MotoGP Argentina 2019. Ia membantah keras tudingan itu

Diganjar Hukuman, Crutchlow Bersikeras Bantah Lakukan Jump Start
DOK. LCR HONDA MOTOGP
Cal Crutchlow 

TRIBUNJOGJA.COM - Cal Crutchlow mendapat penalti karena dianggap melakukan jump start di balapan MotoGP Argentina 2019.

Para petugas penjaga balapan, yang dipimpin oleh juara dunia dua kali di kelas 500cc, Freddie Spencer menyebutkan Crutchlow melakukan jump start.

Setelah balapan, pebalap Inggris ini bahkan menghampiri kantor penyelenggara untuk melakukan protes atas hukuman penalti yang diberikan padanya.

Namun, dia tak dapat berbuat banyak terkait keputusan itu.

Baca: Nikah Paksa karena Dijodohkan Masih Ditemui di Gunungkidul, 4 Diantaranya Berujung Perceraian

Dilansir Tribunjogja.com dari laman Bike Sport News, Senin (1/4/2019), Cal mengatakan jika Freddie memiliki pendapat yang berseberangan dengan timnya.

"Dia (Freddie) balapan di tahun 1980-an ketika mereka sering melakukan jump the start, jadi aku tidak tahu apa masalahnya," ungkap Crutchlow.

Dia menambahkan, "Aku berada di belakang garis. Aku tidak melakukan jump the start. Mereka mengatakan aku berguling (roda motor), tapi di foto-foto kami dan bahkan di foto mereka, aku tidak melakukannya, itu yang sebenarnya."

Cal mengatakan jika saat pebalap berada di grid, dia harus menjaga keseimbangan dengan satu kaki.

Jadi pergerakan yang dilakukannya bukanlah bermaksud untuk mencuri start balapan.

Dia mengklaim, pergerakan kecil yang dilakukannya bahkan tidak sampai satu sentimeter.

"Aku marah pada mereka karena aku tidak melakukannya. Tapi, pada akhirnya aku harus menerima keputusannya," kata Cal.

Baca: Segera Buka Pendaftaran, UKRIM Berikan Beasiswa ke Angkatan Pertama Mahasiswa Prodi Farmasi

Dia bahkan menyebut jika hal yang sama dilakukan pebalap tenar, Marc Marquez, Andrea Dovizioso, dan Valentino Rossi, Cal ragu hukuman yang sama akan diberikan pada mereka.

"Masalahku yang ada di peraturan balapan adalah aku tidak percaya jika mereka akan memberikan penalti ini pada Marc, Vale, Dovi, atau seseorang seperti itu," akunya dikutip dari laman Motosport.

"Aku bukannya menunjuk Valentino, atau siapapun, aku berbicara tentang seseorang dengan popularitas tinggi," imbuhnya.

( Tribunjogja.com | Fatimah Artayu Fitrazana)

Penulis: Fatimah Artayu Fitrazana
Editor: ose
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved