Pustek UGM Kenalkan Sistem Pertanian Terpadu Lewat Sekolah Rakyat

Pusat Studi Ekonomi Kerakyatan (Pustek) UGM kembali menyelenggarakan sekolah rakyat yang diperuntukan untuk para petani, penyuluh pertanian,

Pustek UGM Kenalkan Sistem Pertanian Terpadu Lewat Sekolah Rakyat
Ist
Pusat Studi Ekonomi Kerakyatan (Pustek) UGM kembali menyelenggarakan sekolah rakyat yang diperuntukan untuk para petani, penyuluh pertanian, pelaku bisnis UMKM. 

Laporan Reporter Tribun Jogja Noristera Pawestri

TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Pusat Studi Ekonomi Kerakyatan (Pustek) UGM kembali menyelenggarakan sekolah rakyat yang diperuntukan untuk para petani, penyuluh pertanian, pelaku bisnis UMKM.

Sekolah rakyat ini dalam rangka pengenalan sistem pertanian terpadu dan penerapan teknologi Internet of Things  (IoT) bidang pertanian guna meningkatkan kesejahteraan para petani.

Koordinator Sekolah Rakyat Pustek UGM Adi Wibowo mengatakan kegiatan sekolah tani ini untuk meningkatkan pengetahuan bagi masyrakat yang berkecimpung dalam dunia pertanian.

“Kami mengundang pelaku bisnis, penyuluh pertanian dari wonogiri, pacitan, gunungkidul dan sleman untuk mengikuti kegiatan ini,” katanya dalam keterangan tertulis yang diterima Tribunjogja.com, Selasa (19/3/2019).

Baca: Jaga Ketertiban Umum Kota Magelang, Damkar, Satpol PP, Satlinmas, Jadi Garis Terdepan

Baca: Sindikat Upal Senilai Rp4,6 Miliar di Kontrakan Godean, Pelaku Berprofesi Dukuh dan Guru Honorer

Kegiatan berbagi pengetahun, saling tukar pengalaman antara petani, peneliti dan pelaku binis ini dilaksanakan gratis untuk meningkatkan peran serta masyarakat petani dan pelaku usaha dalam meningktakan sektor pertanian yang saat ini semakin ditinggalkan generasi muda.

Peneliti Pustek UGM Ambar Pertiwiningrum mengatakan Pustek berkomitmen untuk membela ekonomi kerakyatan dengan cara meningkatkan kesejahteraan masyarakat salah satunya melalui pengembangan sektor pertanian.

“Tentu pertanian erat hubungannya dengan pangan, namun pertanian harus terintegrasi agar muncul nilai dan dampak ekonominya,” katanya.

Upaya pengenalan teknologi IoT dalam dalam bidang pertanian menurut Ambar masih sangat minim.

Menurutnya pengenalan ini akan terus digalakkan oleh Pustek bahkan akan juga dikenalkan untuk para siswa SMK pertanian.  

Halaman
12
Penulis: Noristera Pawestri
Editor: ose
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved