Sport

27 Cabor Dipertandingkan di Popda DIY 2019

Ratusan pelajar pun akan saling berjibaku, memperebutkan 231 medali emas, 231 perak, serta 347 perunggu.

27 Cabor Dipertandingkan di Popda DIY 2019
TRIBUNJOGJA.COM / Azka Ramadhan
Pemukulan gong oleh Sekda DIY, Gatot Saptadi, sebagai tanda dibukanya Popda DIY 2019, di GOR Amongrogo, Yogyakarta, Jumat (15/3/2019). 

TRIBUNJOGJA.COM - Sebanyak 27 cabang olahraga (cabor) dipertandingkan dalam Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda) DIY 2019, pada 14-19 Maret.

Ratusan pelajar pun akan saling berjibaku, memperebutkan 231 medali emas, 231 perak, serta 347 perunggu.

Deretan cabor tersebut, antara lain anggar, atletik, angkat besi, bola basket, balap sepeda, bridge, bola voli, voli pasir, bulutangkis, catur, gulat, senam, karate, panahan, kempo, panjat tebing, pencak silat, renang, judo, tae kwon do, sepakbola, sepatu roda, sepak takraw, tinju, tenis meja, serta tenis lapangan. 

Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olah Raga (Disdikpora) DIY, Kadarmanta Baskara Aji menuturkan, Popda DIY ini merupakan titik kulminasi dan gambaran pembinaan prestasi pelajar daerah di bidang olahraga, dengan mempertandingkan banyak cabang.

 Baca: PBTY Telah Usai, Capaian Tertinggi Masuk Wonderful Indonesia

"Selain menjadi alat pemersatu di kalangan pelajar, Popda DIY juga bertujuan untuk pembinaan atlet-atlet berbakat, yang diharapkan bisa bersaing di level nasional, hingga internasional," tuturnya, di sela pembukaan Popda DIY, di GOR Amongrogo, Yogyakarta, Jumat (15/3/2019).

Aji mengatakan, upaya untuk meningkatkan prestasi olahraga Yogyakarta, dapat ditempuh dengan berbagai cara, di antaranya melakukan pembinaan jangka panjang, memperbanyak penyelenggaraan kejuaraan, serta meningkatkan kualitas penyelenggaraan.

"Hal tersebut menunjukkan bahwa atlet berbakat harus didukung adanya proses pembinaan berkelanjutan dan memiliki pengalaman mengikuti kejuaraan berkualitas, sehingga dapat meraih prestasi secara maksimal," katanya.

Baca: Pengurus Baru FORKI DIY Diminta Segera Siapkan Atlet untuk Pra PON

Lebih lanjut, ia pun menjelaskan, tercapainya three success dalam multi sport event khsusus pelajar di tingkat provinsi ini, yakni berhasil dalam pencapaian prestasi, serta sukses pembibitan dan pematangan potensi atlet-atlet muda di Bumi Mataram.

"Ini momentum peningkatan gairah dan motivasi pelajar, untuk berlatih dan berprestasi, di ajang olahraga," jelasnya.

Sementara itu, Sekretaris Daerah (Sekda) DIY, Gatot Saptadi mengungkapkan, keberhasilan seorang atlet, dapat dipantau lewat prestasi dalam suatu kejuaraan.

Sehingga, imbuhnya, pembinaan belum bisa dikatakan berhasil, seandainya urung mencatat prestasi.

"Saat ini, kompetisi semakin ketat, hanya dengan keuletan dan kerja keras, prestasi bisa diwujudkan. Ya, catat prestasi terbaik, jaga nama baik kabupaten dan kota yang kalian wakili. Tapi, jangan sampai coreng nilai sportivitas," pungkasnya. (*)

Penulis: aka
Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved