Yogyakarta

Pengurus Baru FORKI DIY Diminta Segera Siapkan Atlet untuk Pra PON

Pengda FORKI DIY kembali mendapuk Muhammad Yazid sebagai Ketua Umum (Ketum) periode 2019-2023.

Pengurus Baru FORKI DIY Diminta Segera Siapkan Atlet untuk Pra PON
westcoastnorthtucson.com
ilustrasi 

TRIBUNJOGJA.COM - Pengurus Daerah (Pengda) Federasi Olahraga Karate-Do Indonesia (FORKI) DIY kembali mendapuk Muhammad Yazid sebagai Ketua Umum (Ketum) periode 2019-2023. 

Ketum KONI DIY Djoko Pekik Irianto pun berpesan, supaya kepengurusan baru FORKI DIY ini bisa tanggap menghadapi Pra Kualifikasi Pekan Olahraga Nasional (PON) Tahun 2019, menuju PON XX Papua Tahun 2020, terutama dalam hal kesiapan atlet.

"Ini tugas yang tidak mudah. Namun demikian, dengan terus mengawal FORKI DIY, ke depannya diharapkan dapat mencetak kejayaan dan prestasi yang bagus bagi karate DIY," tambahnya pada Tribunjogja.com.

Baca: On Trend: 6 Gaya Mix and Match Koleksi Terbaru Gaudi Clothing

Sesuai dengan visi misi yang diusung, Yazid berharap ada kebersamaan dari semua pihak, untuk memajukan FORKI DIY di masa mendatang, yang diawali dengan penyusunan kepengurusan bersama dengan Tim Formatur dalam 15 hari ke depan.

Selanjutnya, pria yang juga merupakan Anggota DPRD DIY tersebut hendak meningkatkan konsolidasi internal kepengurusan, serta melaksanakan program kerja yang belum terealisasi selama ini.  

"Mari kita bentuk anak-anak karate kita menjadi penerus perjuangan kita, meningkatkan kualitas dan kuantitas kinerja kita, sekaligus bisa memperoleh prestasi yang kita harapkan," cetusnya.

Baca: GKR Hemas Cup 2018, Kejurnas Karate Khusus Wanita Pertama di Indonesia

"Tentu, ini tidak bisa dikerjakan sendiri, tanpa campur tangan semua pihak. Ya, dengan kebersamaan, mari kita majukan karate DIY," imbuh Yazid.

Melalui Komisi A Bidang Organisasi, telah dirumuska  pelatihan manajemen, penyusunan anggaran dan kegiatan organisasi, lalu pembuatan buletin, website, serta sarana komunikasi, data dinding masa jabatan kepengurusan dari masing-masing perguruan. 

"Hingga membuat prosedur terkait perpindahan atlet, pelatih, wasit, atau juri, yang merujuk pada pedoman Badan Arbitrase KONI, untuk kemudian disosialisasikan kepada setiap perguruan," ungkapnya.

Baca: Forki Kota Yogya Rebut Juara Umum Karate Open Championship Yuni Astuti Cup 2019

Sementara lewat Komisi B Bidang Pembinaan Prestasi, pihaknya merumuskan peningkatan teknik pembinaan dan pola latihan, untuk mendukung kemajuan FORKI DIY, seperti menyiapkan atlet-atlet siap pakai, dengan mutu teknik yang baik dan punya semangat juang berlandaskan pada Sumpah Karate.

Lalu, peningkatan sumber daya kepelatihan yang memadai, serta mempunyai kemampuan, memimpin, melatih, dan menyiapkan program latihan sistematis, dan berkesinambungan.

Kemudian, akan dirancang pola pelatihan dengan menggunakan 'Sport Science', serta menyelenggarakan Kejuaraan Daerah (Kejurda) FORKI Full Body Contact, maupun Non Full Body Contact, dan sebagainya.

"Rumusan-rumusan yang sudah disusun oleh Komisi A dan B ini, menjadi catatan, sekaligus acuan bagi kami, untuk menyusun dan melaksanakan program kerja ke depan," pungkasnya. (*)

Penulis: aka
Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved