Sleman
Berstatus Waspada, Wisata Lereng Merapi Masih Aman Dikunjungi
Obyek wisata yang ada di sekitaran lereng Merapi masih aman untuk dikunjungi.
Penulis: Wahyu Setiawan Nugroho | Editor: Hari Susmayanti
TRIBUNJOGJA.COM - Sejak 21 Mei 2018 lalu Gunung Merapi telah ditetapkan statusnya menjadi Waspada atau Level II. Kendati demikian, sejumlah obyek wisata yang ada di sekitaran lereng Merapi masih aman untuk dikunjungi.
Deni Purniawan Manan, Direktur Utama Agrowisata Bhumi Merapi menerangkan sejauh ini lokasi wisatanya masih berada di radius aman dan bukan termasuk wilayah yang rawan atau dalam kawasan rawan bencana (KRB III).
"Lokasi Agrowisata Bhumi Merapi masih dalam radius 12-15 km dari puncak," katanya kepada TribunJogja.com, Senin (11/3/2019).
Baca: Lestarikan Ketoprak dan Sandiwara Bahasa Jawa pada Generasi Milenial
Ia menerangkan selama ini banyak wisatawan yang cukup resah dengan menggeliatnya aktivitas Merapi akhir-akhir ini. Namun menurutnya hal tersebut tak perlu terlalu dirisaukan lantaran posisi wisatanya masih dalam radius aman.
"Selama ini kan (aktivitas) yang dituntut waspada dalam radius 3 kilometer dari puncak, jadi posisi wisata saat ini Insyallah masih aman," lanjutnya.
Deni melanjutkan, saat ini pihaknya juga selalu memantau aktivitas Gunung Merapi dan memperhatikan segala instruksi pemerintah maupun pihak yang berwenang menentukan aktivitas Merapi.
Baca: Perjuangan Merawat Bumi, Warga Bantul Ini Tinggalkan PNS Lalu Kelola Sampah di Pantai Parangtritis
"Dari pihak terkait juga belum memberikan instruksi apa-apa terkait status Merapi berarti (wisata) masih di rasa aman," terangnya.
Sementara itu, salah satu wisatawan asal Magelang, Marlanda mengaku tak khawatir saat berwisata di lereng merapi. Menurut ibu satu anak ini aktivitas Gunung Merapi saat ini masih cenderung landai dan belum membahayakan wisatawan.
"Enggak sih, so far masih aman-aman aja ya, yang penting selalu mengikuti informasi terbaru soal aktivitas Merapi saja," katanya. (tribunjogja)