Regional

Polresta Surakarta Tetapkan Ketua Umum PA 212 jadi Tersangka Pidana Pemilu

Polresta Surakarta Tetapkan Ketua Umum PA 212 jadi Tersangka Pidana Pemilu Karena Kampanye di Luar Jadwal.

Polresta Surakarta Tetapkan Ketua Umum PA 212 jadi Tersangka Pidana Pemilu
Yanuar Nurcholis Majid/Tribunnews.com
Slamet Ma'arif saat berbicara mengenai persiapan kepulangan Habib Rizieq di Kantor DDII, Jakarta Pusat, Selasa (20/2/2018). 

TRIBUNJOGJA.COM - Polresta Surakarta, Jawa Tengah menetapkan Ketua Umum Persaudaraan Alumni 212, Slamet Ma'arif sebagai tersangka kasus pidana pemilu karena melakukan kampanye di luar jadwal.

Penetapan status tersangka terhadap Slamet Ma'arif ini dibenarkan oleh pengacaranya, Mahendradatta.

Baca: Tersangka Pelanggaran Kampanye, Pemeriksaan Ketum PA 212 Slamet Maarif Dipindah ke Polda Jateng

"Benar, sesuai surat panggilannya," ujar Mahendradatta kepada BBC News Indonesia, Senin (11/2/2019) dini hari WIB.

Status tersebut juga dibenarkan Wakil Kapolres Surakarta, AKBP Andy Rifai, kepada wartawan di Solo, Fajar Sodiq, yang melaporkan untuk BBC News Indonesia.

Baca: Nur Khalim : Tujuan Saya Mengajar Itu Mewujudkan Cita-cita Bangsa Wujudkan Generasi Emas Indonesia

Baca: Lawan Hoax Jelang Pemilu, Ketua Komisi A DPRD DIY Eko Suwanto Ajak Warga Jogja Bijak Bermedsos

Dalam surat panggilan Polresta Surakarta, sebagaimana dilaporkan sejumlah media di Indonesia, Slamet diminta menghadap ke Posko Gakkumdu, Polresta Surakarta, pada Rabu 13 Februari mendatang.

Dasar penetapan tersangka adalah Slamet diduga melakukan tindak pidana pemilu dengan melanggar Pasal 280 ayat (1) huruf a, b, c, d, e, f, g, h, i, j tentang kampanye di luar jadwal yang telah ditetapkan oleh KPU, KPU Provinsi, dan KPU Kabupaten/Kota sebagaimana diatur Undang-Undang Nomor 7 tahun 2017 tentang Pemilihan Umum.

Dugaan tindak pidana pemilu itu disebut dilakukan Slamet dalam acara Tabligh Akbar PA 212 Solo Raya, di Jl Slamet Riyadi, depan kantor BCA KCU Solo-Slamet Riyadi, Gladak, Kecamatan Pasar Kliwon, Surakarta, pada Minggu 13 Januari 2019 pukul 06.30-10.30 WIB.

Baca: Kabar Seputar Ahok dan Puput Nastiti Devi, Kekecewaan Sang Adik hingga Veronica Tan Rayakan Imlek

Baca: Debat Capres Cawapres Kedua Live TV RCTI, GTV, MNCTV, iNewsTV, Pesertanya Jokowi dan Prabowo Saja

Penetapan Slamet Ma'arif sebagai tersangka dilakukan setelah Komisioner Divisi Penindakan Pelanggaran Bawaslu Surakarta, Poppy Kusuma, membawa bukti-bukti dugaan pelanggaran pemilu dalam acara Tabligh Akbar PA 212 Solo.

Kapolresta Surakarta, Kombes Ribut Hari Wibowo, mengatakan kepada Kompas.com, pihaknya sudah memeriksa 11 saksi.

Menurut pengacara Slamet Ma'arif, Mahendradatta, apa yang disampaikan kliennya dalam Tabligh Akbar di Solo tidak ada unsur pelanggaran.

Slamet Ma'arif merupakan ketua umum kelompok yang beranggotakan para mantan peserta gerakan 2 Desember 2016 yang menuntut pemenjaraan Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok dalam kasus penistaan agama.

Dalam acara Reuni 212 pada Desember 2018 lalu, calon presiden Prabowo Subianto tampak menghadirinya. (*)

Kemudian, pada September 2018, Prabowo meneken kontrak politik dengan forum yang digagas kelompok 212.(*)

Artikel ini telah tayang di Tribunjateng.com dengan judul BREAKING NEWS: Ketua Umum PA 212 Slamet Ma'arif Ditetapkan sebagai Tersangka, http://jateng.tribunnews.com/2019/02/11/breaking-news-ketua-umum-pa-212-slamet-maarif-ditetapkan-sebagai-tersangka.

Editor: has
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved