Yogyakarta

SPAM Kamijoro Berperan Besar dalam Suplai Air Minum NYIA

Anggota Komisi C DPRD DIY, Chang Wendriyanto menjelaskan, proses KPBU SPAM Kamijoro harus dipersiapkan dengan matang.

SPAM Kamijoro Berperan Besar dalam Suplai Air Minum NYIA
TRIBUNJOGJA.COM / Suluh Pamungkas
ilustrasi 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Sekda DIY, Gatot Saptadi menyebutkan SPAM Kamijoro nantinya akan berperan besar dalam suplai air minum di bandara baru NYIA, Kulonprogo serta kawasan industri di Bantul.

Untuk itu, tingginya minat swasta untuk berinvestasi akan membuat proyek ini bisa berjalan dengan lancar.

Baca: Studi Kelayakan SPAM Kamijoro Segera Dilaksanakan

“Airnya nanti akan disalurkan ke Kulonprogo sebanyak 300 liter per detik dan 200 liter per detik untuk wilayah Bantul. Hal ini juga penting untuk menyuplai kebutuhan air di kawasan industri Pajangan dan bandara NYIA,” ujar Gatot, baru-baru ini.

Dia mengatakan, pihak swasta memang sangat berminat dengan proyek ini, hanya utamanya persoalan penjaminan investasi dan juga hal lainnya masih menjadi pertanyaan.

Dari studi kelayakan ini, urainya akan benar-benar diketahui secara teknisnya

“Namun, nanti ada pendampingan teknis dari Kementrian Keuangan,” jelasnya.

Baca: Taman Bendung Kamijoro jadi Alternatif Wisata Baru di Pinggir Kali Progo

Anggota Komisi C DPRD DIY, Chang Wendriyanto menjelaskan, proses KPBU SPAM Kamijoro harus dipersiapkan dengan matang.

Jika menggandeng pihak swasta dengan sistem KPBU harus ada syaratnya.

“Carilah swasta yang memang tidak sekadar bisnis oriented, tetapi memikirkan kepentingan masyarakat, pasti ada banyak,” paparnya.

Chang mengatakan, pihak swasta yang akan digandeng pun harus benar-benar mampu dalam mengelola air minum tersebut. Jangan sampai kejadian di Gunungkidul justru merugikan masyarakat.

Chang mengatakan, ada salah satu sumber air yang digali dan ditujukan untuk masyarakat namun tidak kunjung difungsikan.

“Masyarakat di sana sudah beli jaringan dan meteran tidak ada aliran air. Jangan sampai seperti itu, swasta atau pihak ketiga yang digandeng harus kompeten dan bertanggung jawab,” ulasnya. (TRIBUNJOGJA.COM)

Penulis: ais
Editor: Ari Nugroho
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved