Bantul
Imlek Jadi Berkah bagi Tukang Sapu Musiman di Makam Gunung Sempu Bantul
Banyaknya peziarah yang datang ke Makam Gunung Sempu dimanfaatkan oleh sebagian warga masyarakat untuk menjadi tukang sapu makam musiman.
Penulis: Ahmad Syarifudin | Editor: Gaya Lufityanti
Laporan Reporter Tribun Jogja, Ahmad Syarifudin
TRIBUNJOGJA.COM, BANTUL- Ketika tahun baru Imlek, tidak sedikit warga Tionghoa yang menyempatkan untuk berziarah ke makam para leluhur.
Ini merupakan tradisi turun-temurun para leluhur.
Tak terkecuali di komplek pemakaman Gunung Sempu di Sembungan, Bangunjiwo, Kasihan, Bantul.
Hari libur Imlek pada Selasa (5/2/2019) siang banyak peziarah datang.
Kondisi ini ternyata dimanfaatkan oleh sebagian warga masyarakat untuk menjadi tukang sapu makam musiman.
Baca: Mie Setan dan Iblis Hidangan Mie Super Pedas di Yogyakarta
Pantauan Tribunjogja.com, banyak warga di area pemakaman Gunung Sempu yang duduk membawa sapu.
Mereka menunggu para peziarah datang untuk memberikan jasa bersih makam.
Satu di antaranya adalah Bu Tomo, 67 tahun, warga Bangunjiwo.
Ia mengaku datang ke area pemakaman sejak pukul 07.00 pagi.
Berbekal sapu lidi dan arit, dia menawarkan jasa bersih makam.
"Upahnya nggak mesti. Kadang ada yang ngasih lima ribu. Sepuluh ribu. Ada juga yang dua puluh ribu," tuturnya pada Tribunjogja.com.
Baca: Meriahkan Imlek 2019, Barongsai dan Liong Hadir di Bandara Adisutjipto Yogyakarta
Ia mengaku tidak mematok harga pasti untuk jasa yang dikerjakan.
Semua tergantung keikhlasan yang memberikan.
Terkadang, tidak sedikit pula peziarah hanya memberikan makanan atau bahkan tidak memberikan apa-apa.