Jawa

PAD Kota Magelang Meningkat Signifikan Selama 4 Tahun Terakhir

Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Magelang terus mengalami peningkatan selama empat tahun terakhir.

PAD Kota Magelang Meningkat Signifikan Selama 4 Tahun Terakhir
TRIBUNJOGJA.COM / Rendika Ferri
Walikota Magelang, Sigit Widyonindito, menyerahkan penghargaan kepada 16 Organisasi Perangkat Daerah (OPD) pada Rapat Koordinasi Pengendalian Operasional Kegiatan (Rakorpok) Triwulan IV Kota Magelang Tahun Anggaran 2018, di Ruang Adipura Kencana, Jumat (11/1/2019). 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Rendika Ferri K

TRIBUNJOGJA.COM, MAGELANG - Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Magelang terus mengalami peningkatan selama empat tahun terakhir.

Terakhir di tahun 2018 lalu, Kota Magelang berhasil menerima PAD sebesar Rp 247.964.020.565.

Baca: Tawon Vespa, Serangga yang Sudah Membunuh 7 Orang di Klaten

"Kenaikan PAD terjadi sangat signifikan dari tahun ke tahun, selama empat tahun terakhir ini, mulai dari tahun 2015 sampai tahun 2018 lalu. Tahun lalu saja, kita berhasil meraih PAD sampai Rp 247 Miliar," ujar Kepala BPKAD Kota Magelang, Larsita, di sela Rapat Koordinasi Pengendalian Operasional Kegiatan (Rakorpok) Triwulan IV Kota Magelang Tahun Anggaran 2018, di Ruang Adipura Kencana, Jumat (11/1/2019).

Berdasarkan data di Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kota Magelang, PAD tahun 2018 mencapai angka Rp 247.964.020.565.

Baca: 13 Langkah Flawless Make Up Look Flormar, Lengkap dengan Video Tutorial

Dari catatan Tribunjogja.com, jumlah tersebut meningkat dari PAD sebelumnya sebesar Rp 233.557.714.356 di tahun 2017, Rp 220.315.848.702 di tahun 2016 dan Rp 186.677.410.081 di tahun 2015.

"Capaian tersebut didukung oleh pemasukan dari pajak daerah, hasil pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan, retribusi daerah, dan sumber PAD lain yang sah," kata Larsita.

Selain PAD, serapan dana Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Kota Magelang tahun 2018 juga mencapai 96,04 persen untuk fisik dan 87,04 persen keuangan.

Dalam kaitannya waktu, Rata-rata OPD melaksanakan kegiatan fisik pada awal triwulan III, sehingga terkesan agak mepet.

Baca: Disperpusip Kota Magelang Dapat Kunjungan dari Komisi I DPRD Kabupaten Mojokerto

"Organisasi Perangkat Daerah (OPD) pengampu kegiatan fisik konstruksi rata-rata mulai pelaksanaannya di awal Triwulan ke III, sehingga penyelesaiannya mepet akhir tahun anggaran," jelas Kepala Bagian Pembangunan, Agus Satiyo.

Halaman
123
Penulis: rfk
Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved