Jadwal Proliga 2018 Hari Ini Minggu 9 Desember, Live Streaming iNews TV

Jadwal Proliga 2018 Hari Ini Minggu 9 Desember, Live Streaming iNews TV

Jadwal Proliga 2018 Hari Ini Minggu 9 Desember, Live Streaming iNews TV
TRIBUNJOGJA.COM / Hanif Suryo
Pemain Jakarta PGN Popsivo Polwan, Aprilia Manganang berusaha melakukan blok pemain Jakarta Elektrik PLN pada seri pertama putaran pertama Proliga 2018/2019 di GOR Amongraga, Yogyakarta, Sabtu (8/12/2018). 

TRIBUNJOGJA.COM - Tim bola voli putri Jakarta Pertamina Energi (JPE) bertekad mengulang sukses di laga perdana Proliga 2018/2019 lalu kala bersua Jakarta BNI 46 di laga kedua putaran pertama di GOR Amongraga, Yogyakarta, Minggu (9/12/2018).

Novia Andriyanti dan kawan-kawan mengantongi modal positif jelang laga ini usai menaklukkan perlawanan Bandung Bank BJB Pakuan tanpa balas dengan skor 25-15, 25-22, dan 25-23 sekaligus mengulang kesuksesan di laga final musim lalu.

Kendati bertekad menyapu bersih seri pertama putaran pertama di Yogyakarta ini, pelatih JPE, Muhammad Anshori tak ingin kesalahan-kesalahan elementer di laga perdana lalu kembali terulang.

Bahkan, ia pun mengaku telah menyiapkan strategi khusus menghadapi Jakarta BNI 46 dengan melakukan banyak rotasi di laga perdana agar strategi timnya tak mudah dibaca lawan.

"Tentu saya tekankan pada anank-anak untuk tidak menganggap enteng siapapun lawan. Di laga perdana lalu, ketika menghadapi tim yang mayoritas dihuni pemain muda justru bermain buru-buru dan lebih banyak erornya," ujar pelatih yang menangani Timnas voli putri di ajang Asian Games lalu.

"Di laga pertama lalu memang sengaja kita menurunkan semua pemain, melakukan rotasi hampir di semua posisi. Jadi, ketika kita ada posisi yang sekiranya eror, kita sudah punya penggantinya," lanjutnya.

Anshori pun mengaku memilih enjoy dan enggan menjadikan laga kedua ini sebagai beban meski timnya lebih diunggulkan dari Jakarta BNI 46. Bagaimana tidak, juara Proliga musim lalu ini diisi tujuh jebolan Timnas voli putri di ajang Asian Games lalu diantaranya Amasya Manganang, Novia Andriyanti, Megawati Hanestri Pertiwi, Yolana Betha Pengestika, Asih Titi Pangestuti, serta Yulis Indahyani.

"Kalau melihat dari individu kita masih unggul tapi tidak bisa menjadi patokan, kita tetap harus tampil menekan. Ini menjadi tantangan buat saya untuk mempertahankan gelar juara musim lalu apalagi tim ini dihuni tujuh pemain eks Asian Games," ungkap Anshori.

"Yang jelas Jakarta BNI 46 tim bagus. Kita akan lihat besok strategi apa yang akan kita terapkan," tandasnya.

Sementara itu, kapten tim bola voli putri JPE, Novia Andriyanti memprediksi persaingan pada musim ini akan berjalan sengit.

Halaman
12
Penulis: R.Hanif Suryo Nugroho
Editor: dik
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved