Jadwal Proliga 2018/2019, Tim Putri Jakarta Pertamina Energi Optimis Taklukkan Jakarta BNI 46

Pelatih JPE, Muhammad Anshori tak ingin kesalahan-kesalahan elementer di laga perdana lalu kembali terulang

Jadwal Proliga 2018/2019, Tim Putri Jakarta Pertamina Energi Optimis Taklukkan Jakarta BNI 46
TRIBUNJOGJA.COM/ HANIF SURYO
Pemain asing tim bola voli putri Bandung Bank BJB Pakuan, Bryan Kennedy Lynne melancarkan smash pada laga kontra Jakarta Pertamina Energi pada seri pertama putaran pertama Proliga 2018/2019 di GOR Amongraga, Yogyakarta, Jumat (7/12/2018). 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Tim bola voli putri Jakarta Pertamina Energi (JPE) bertekad mengulang sukses di laga perdana Proliga 2018/2019 lalu, kala bersua Jakarta BNI 46 di laga kedua putaran pertama di GOR Amongraga, Yogyakarta, Minggu (9/12/2018) besok.

Novia Andriyanti dan kawan-kawan mengantongi modal positif jelang laga ini usai menaklukkan perlawanan Bandung Bank BJB Pakuan tanpa balas dengan skor 25-15, 25-22, dan 25-23 sekaligus mengulang kesuksesan di laga final musim lalu.

Kendati bertekad menyapu bersih seri pertama putaran pertama di Yogyakarta ini, pelatih JPE, Muhammad Anshori tak ingin kesalahan-kesalahan elementer di laga perdana lalu kembali terulang.

Baca: Jadwal Live Streaming Proliga 2019 iNews TV - Hari Ini, 3 Pertandingan di GOR Amongrogo Yogyakarta

Bahkan, ia pun mengaku telah menyiapkan strategi khusus menghadapi Jakarta BNI 46 dengan melakukan banyak rotasi di laga perdana agar strategi timnya tak mudah dibaca lawan.

"Tentu saya tekankan pada anank-anak untuk tidak menganggap enteng siapapun lawan. Di laga perdana lalu, ketika menghadapi tim yang mayoritas dihuni pemain muda justru bermain buru-buru dan lebih banyak erornya," ujar pelatih yang menangani Timnas voli putri di ajang Asian Games lalu.

"Di laga pertama lalu memang sengaja kita menurunkan semua pemain, melakukan rotasi hampir di semua posisi. Jadi, ketika kita ada posisi yang sekiranya eror, kita sudah punya penggantinya," lanjutnya.

Anshori pun mengaku memilih enjoy dan enggan menjadikan laga kedua ini sebagai beban meski timnya lebih diunggulkan dari Jakarta BNI 46.

Bagaimana tidak, juara Proliga musim lalu ini diisi tujuh jebolan Timnas voli putri di ajang Asian Games lalu diantaranya Amasya Manganang, Novia Andriyanti, Megawati Hanestri Pertiwi, Yolana Betha Pengestika, Asih Titi Pangestuti, serta Yulis Indahyani.

"Kalau melihat dari individu kita masih unggul tapi tidak bisa menjadi patokan, kita tetap harus tampil menekan. Ini menjadi tantangan buat saya untuk mempertahankan gelar juara musim lalu apalagi tim ini dihuni tujuh pemain eks Asian Games," ungkap Anshori.

"Yang jelas Jakarta BNI 46 tim bagus. Kita akan lihat besok strategi apa yang akan kita terapkan," tandasnya.

Sementara itu, kapten tim bola voli putri JPE, Novia Andriyanti memprediksi persaingan pada musim ini akan berjalan sengit.

Menurut Novia, ancaman tidak hanya datang dari Bandung Bank BJB saja, melainkan dari tim lain seperti Jakarta Elektrik PLN, Jakarta Popsivo Polwan dan Jakarta BNI 46, yang diyakini akan memberikan perlawanan hebat.

"Saya rasa tahun ini persaingan lebih merata. Setiap tim memiliki pemain yang bagus. Kami harus lebih waspada. Kami berharap doa dan dukungannya agar bisa mengulang kesuksesan seperti musim lalu," beber pemain Timnas voli putri Indonesia ini. (*)

Editor: ton
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved