Travel

BOB Kembangkan Pariwisata Joglosemar Berkonsep Budaya dan Pariwisata Petualangan

BOB Kembangkan Pariwisata Joglosemar Berkonsep Budaya dan Pariwisata Petualangan

BOB Kembangkan Pariwisata Joglosemar Berkonsep Budaya dan Pariwisata Petualangan
TRIBUNJOGJA/YOSEF LEON PINSKER
Direktur Keuangan Umum dan Komunikasi Publik BOB, Sigit Widiyanto (kiri) didampingi oleh Direktur Industri Pariwisata dan Kelembagaan Kepariwisataan BOB, Bisma Jatmika, memberikan keterangan kepada wartawan, Kamis (6/12) di kantornya. 

TRIBUNJOGJA.COM - Badan Otorita Borobudur (BOB) sebagai satuan kerja di bawah Kementerian Pariwisata RI, berniat untuk mengembangkan ekosistem pariwisata wilayah Yogyakarta - Solo - Semarang (Joglosemar)

Pengembangan ekosistem pariwisata wilayah Joglosemar ini berkonsep pada wisata budaya dan petualangan lingkungan.

Hal itu sesuai dengan dua tugas yang diemban oleh BOB yakni tugas otoritatif dan koordinatif untuk mengembangkan Destinasi Pariwisata Nasional (DPN).

Baca: Aston Solo Sajikan Kreasi Menu Spesial Bertema Natal

Pada zona otoritatif dengan luas lahan sebesar 309 ha, BOB ditargetkan mampu mendongkrak wisatawan mancanegara (wisman) dengan jumlah dua juta pengunjung pada 2019 nanti lewat konsep culture and adventure eco-tourism tersebut.

"Zona otoritatif kami berada di Kabupaten Purworejo, yang berbatasan langsung dengan Kabupaten Magelang dan Kabupaten Kulonprogo. Sementara untuk zona koordinatif
mencakup DPN Borobudur-Yogya, DPN Solo Sangiran, dan DPN Semarang-Karimun Jawa," kata Direktur Keuangan Umum dan Komunikasi Publik BOB, Sigit Widiyanto, kepada wartawan, Kamis (6/12/2018) di kantornya.

Baca: Jangkau Masyarakat Unbanked, Fintech Berkolaborasi dengan Tanda Tangan Digital

Dia menjelaskan, pada zona otoritatif tersebut nuansa alam dan budaya akan lebih ditekankan agar mampu memberikan nuansa destinasi yang alami, sehat, serta ramah lingkungan, dan menjadi alternatif baru bagi kawasan pariwisata bertaraf internasional.

"Ada tiga komponen yang akan kita bangun yakni nature, physical activity dan cultural exchange. Selain itu, fasilitas akomodasi dengan konsep glamorous camping, eco resort, dan fine dinning restaurant, juga akan turut dikembangkan demi menarik minat para wisman," kata dia. (tribunjogja)

Editor: has
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved