Bisnis

Bappebti dan Disperindag DIY Pastikan Pasokan Bahan Pokok Jelang Natal dan Tahun Baru Aman

Pemerintah daerah juga diharapkan dapat melaporkan perkembangan kelancaran distribusi dan jumlah pasokan bapok.

Bappebti dan Disperindag DIY Pastikan Pasokan Bahan Pokok Jelang Natal dan Tahun Baru Aman
TRIBUNJOGJA.COM / Wahyu Setiawan
Kepala Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti) Indrasari Wisnu Wardhana (depan) saat meninjau harga bahan pokok di pasar ritel modern di Yogyakarta, Selasa (4/12/2018). 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Selain melakukan peninjauan pasokan dan harga bahan pokok di pasar tradisional, Kepala Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti) dan Dinas Perindag DIY juga melakukan pemantauan di pasar ritel modern, Gudang Bulog Divre Yogyakarta, dan Gudang Distributor setempat, Selasa (4/12/2018).

Kepala Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti) Indrasari Wisnu Wardhana mengatakan langkah tersebut untuk memastikan ketersediaan barang kebutuhan pokok menjelang Natal dan Tahun Baru atau Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN).

Berdasarkan hasil pantauannya di pasar ritel modern, harga barang kebutuhan pokok pada umumnya dijual sesuai HET/Harga Acuan.

Sementara itu, untuk pasokan di Gudang Bulog Divre DIY dapat dikatakan mampu memenuhi kebutuhan hingga tiga bulan kedepan.

Baca: Bappebti dan Disperindag DIY Pastikan Harga Bahan Pokok di DIY Aman dan Stabil

Hal tersebut menunjukkan bahwa ketersediaan dan pasokan bahan pokok di Yogyakarta terjamin dan aman jelang Natal dan Tahun Baru 2019.

"Pemerintah pusat akan terus berkoordinasi dengan dinas yang membidangi perdagangan di daerah untuk menjaga stabilitas harga dan pasokan bapok. Hal ini untuk menjamin masyarakat dapat merayakan Natal dan Tahun Baru dengan khidmat dan tenang," kata Wisnu.

Dalam pantauannya, Bappebti juga memberikan beberapa imbauan kepada Pemerintah Daerah.

Wisnu berharap, Pemerintah daerah agar terus memantau dan melaporkan perkembangan harga harian di pasar pantauan guna menghadapi potensi kenaikan permintaan bapok.

Baca: BI Gandeng Perbankan Distribusikan Rupiah untuk Stok Jelang Natal dan Tahun Baru

Pemerintah daerah juga diharapkan dapat melaporkan perkembangan kelancaran distribusi dan jumlah pasokan bapok.

Untuk itu, Wisnu juga meminta Pemerintah daerah meningkatkan koordinasi antar instansi di wilayah kerjanya.

Hal ini untuk memastikan ketersediaan bapok melalui kegiatan operasi pasar dan pasar murah di lokasi pemukiman masyarakat berpendapatan rendah, serta untuk menjaga keamanan dan kelancaran distribusi pasokan yang didukung dengan kesiapan moda angkutan barang.

Pihaknya juga mengimbau pelaku usaha untuk tidak menaikkan harga dan menimbun barang dalam rangka spekulasi.

"Untuk itu, pemerintah pusat dan daerah akan meningkatkan pengawasan secara terpadu, bila diperlukan bekerjasama dengan aparat keamanan," pungkas Wisnu.(TRIBUNJOGJA.COM)

Penulis: Wahyu Setiawan Nugroho
Editor: Ari Nugroho
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved