Gunung Merapi
Info Gunung Merapi BPPTKG Yogyakarta Selasa 27 November 2018
tatus Gunung Merapi berada masih berada di level 2 atau Waspada pada Selasa (27/11/2018) pukul 08.00 WIB.
TRIBUNjogja.com - Status Gunung Merapi berada masih berada di level 2 atau Waspada pada Selasa (27/11/2018) pukul 08.00 WIB.
Informasi BPPTKG Yogyakarta, Pos Pengamatan Gunung Merapi Ngepos, visual merapi terlihat jelas. Suhu udara 21.1 °C, kelembaban 80 %rh, tekanan udara 946.1 hpa, angin
tenang, cuaca cerah.
Sedangkan pukul 06.02 WIB, melalui PGM.Jrakah visual merapi tampak, suhu udara 20.0 °C, kelembaban 48 %rh, tekanan udara 871.5 hpa, angin tenang, cuaca terang.
Beberapa hari sebelumnya, aktivitas Gunung Merapi sempat terjadi guguran lava sebanyak empat kali mengarah hulu kali Gendol, Jumat (23/11/2018) malam.
Jarak luncur material lava diperkirakan mencapai 300 meter.
Namun pihak berwenang menyatakan, guguran lava ini belum berbahaya.
Informasi disampaikan dalam pernyataan tertulis Balai Penyelidikan Pengembangan Teknologi Kegunungapian dan Geologi Yogyakarta, Sabtu (24/11/2018)
Peristiwa guguran lava itu terjadi pukul 19.05, termonitor secara visual maupun telemetri dari peralatan pantauan BPPTKG Yogyakarta.
Status aktifitas gunung berapi di perbatasan DIY-Jateng ini masih tetap WASPADA.
Baca: Guguran Lava Pijar Merapi, Kesaksian Komunitas Peduli Gunung Merapi Magelang
Baca: Kubah Lava Alami Pertumbuhan, Guguran Lava Merapi akan Terus Terjadi
Baca: BPBD Sleman Siap Pantau dan Ikuti Saran BPPTKG Terkait Kondisi Aktivitas Merapi
BPPTKG Yogyakarta
Sejak pertengahan Agustus 2018, aktifitas vulkanik gunung ini meningkat dengan keluarnya material lava ke permukaan kawah.
Gundukan lava baru hasil pertumbuhan sejak Agustus itu kini mencapai lebih kurang 300.000 meter kubik, dengan pertumbuhan rata-rata harian sekitar 2.400 meter kubik.
Data terakhir per 15 Novembe 2018, kubah baru lava diperkirakan sudah mencapai 290 ribu meter kubik, dengan pertumbuhan harian fluktuatif dengan intensitas rendah.
BPPTKG Yogyakarta menghimbau warga di sekeliling Merapi tetap tenang.
Penduduk di Kawasan Rawan Bencana lll diminta mengikuti perkembangan informasi dan pertumbuhan kubah lava.
Masyarakat masih diizinkan menyaksikan aktifitas perkembangan kubah lava ini dari radius minimal 3 kilometer. (Tribunjogja.com)