Jawa

Balitbang Kota Magelang Masuk Nominasi Penghargaan BPPD Berkinerja Utama 2018 Tingkat Nasional

Penghargaan tersebut merupakan apresiasi dari Kemenristekdikti pada para peneliti dan lembaga litbang yang telah menghasilkan inovasi di Indonesia.

Balitbang Kota Magelang Masuk Nominasi Penghargaan BPPD Berkinerja Utama 2018 Tingkat Nasional
TRIBUNJOGJA.COM / Rendika Ferri
Kepala Kantor Balitbang Kota Magelang, Arif Barata menyerahkan cinderamata kepada Direktur Lembaga Penelitian dan Pengembangan Kemenristekdikti, Kemal Prihatman, usai verifikasi self assesment Balitbang Kota Magelang dan evaluasi kinerja Litbang daerah tahun 2018, di Kantor Balitbang Kota Magelang, Rabu (24/10/2018). 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Rendika Ferri K

TRIBUNJOGJA.COM, MAGELANG - Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah (BPPD/Balitbang) Kota Magelang masuk dalam satu dari puluhan calon penerima penghargaan BPPD Berkinerja Utama 2018 di Indonesia.

Penghargaan tersebut merupakan apresiasi dari Kementerian Riset, Teknologi, dan Perguruan Tinggi (Kemenristekdikti) kepada para peneliti dan lembaga litbang yang telah berkontribusi dan menghasilkan berbagai produk/ inovasi di Indonesia.

Baca: Kota Magelang Tambah Koleksi Emas dari Yongmoodo dan Tarung Derajat

"Kami datang untuk melihat kinerja dari Balitbang Kota Magelang. Kami memberi masukan dari hasil pengamatan di lapangan," ujar Direktur Lembaga Penelitian dan Pengembangan Kemenristekdikti, Kemal Prihatman, saat verifikasi self assesment di Kantor Balitbang Kota Magelang, Rabu (24/10/2018).

Kemal mengatakan, banyak daerah di Indonesia yang memiliki balitbang dengan kinerja baik dan layak menerima penghargaan.

Meski demikian, mereka harus memenuhi tiga kriteria penilaian.

"Tiga hal yang harus dipenuhi adalah Balitbang mesti berkapasitas bagus, capable (mampu), dan berkelanjutan. Itu menjadi kriteria dan pertimbangan penilaian bagi para calon penerima penghargaan. Yakni balitbang daerahnya," ungkap Kemal.

Kemal pun berpesan kepada Balitbang Kota Magelang agar fokus terhadap hal yang diunggulkan, seperti kawasan industri tahu dan krenova yang telah diterapkan dengan baik.

"Kota Magelang dapat fokus pada kawasan industri tahu dan krenova. Kalau krenova saya tahu betul, sejak awal sudah baik. Saya sudah sampaikan ke Kepala Balitbang agar siapkan fokusing itu," terangnya pada Tribunjogja.com.

Sementara itu, Kepala Kantor Balitbang Kota Magelang, Arif Barata mengatakan, Kota Magelang baru pertama kali ini mengikuti penilaian penghargaan BPPD berkinerja utama.

"Penghargaan ini diberikan rutin setiap tahun, namun baru tahun ini kita masuk penilaian," kata Arif.

Baca: Walikota Magelang Ajak Anak-anak dan Masyarakat Tingkatkan Konsumsi Ikan

Pemerintah Kota Magelang sendiri selama ini telah berkomitmen untuk terus mengembangkan inovasi daerah melalui Balitbang maupun Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang ada.

"Kota Magelang beberapa waktu lalu telah memantapkan langkah implementasi dengan payung hukum Peraturan Daerah (Perda) Kota Magelang Nomor 5 Tahun 2018 tentang Inovasi Daerah. Perda ini menjadi satu-satunya yang pertama kali diterbitkan pada lingkup Pemerintah Daerah Provinsi dan Kabupaten/Kota di Indonesia," jelas Arif.(*)

Penulis: rfk
Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved