Sleman
Perkuat Pertahanan Ekonomi DIY, Sri Sultan HB X Fokuskan Pengembangan UMKM
Ngarso Dalem menyebut bahwa DIY sudah memiliki strategi dalam mempertahankan sekaligus memperkuat situasi ekonomi
Penulis: Alexander Aprita | Editor: Muhammad Fatoni
Laporan Reporter Tribun Jogja, Alexander Ermando
TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Regional Jawa-Bali digelar pada 16-19 Oktober 2018. DIY pun terpilih sebagai tuan rumah penyelenggaraan.
Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengku Buwono X, mengakui perubahan global saat ini mulai berdampak pada industri dan kehidupan ekonomi masyarakat.
Meskipun demikian, Ngarso Dalem menyebut bahwa DIY sudah memiliki strategi dalam mempertahankan sekaligus memperkuat situasi ekonomi di wilayahnya.
"Kami berfokus pada UMKM, bukan perusahaan besar tingkat multinasional," kata Sultan HB X di Hyatt Regency Hotel, Rabu (17/10/2018).
Pemimpin Keraton Yogyakarta menegaskan perubahan global yang terjadi saat ini harus direspon dengan cepat dan tepat. Keterampilan dan keberanian menjadi kunci untuk mencapai tujuan.
Ia juga menganggap bahwa perubahan yang terjadi saat ini harus dijadikan potensi dan peluang ekonomi baru.
"Kita harus peka dalam menghadapi perubahan yang terjadi," tegas Sultan HB X.
Kepala Bappeda DIY Tavip Agus Rayanto menjelaskan bahwa pertemuan ini menjadi peluang yang baik untuk membicarakan sejumlah strategi rencana pembangunan ke depan.
Ia berharap seluruh provinsi di Jawa-Bali bisa saling bersinergi agar rencana pembangunan yang telah disusun bisa tercapai.
"Nantinya berguna untuk memecahkan permasalahan-permasalahan pembangunan dalam konteks regional dan lintas sektor," jelas Agus.(*)