Mahasiswa UAJY Juara I dan II Lomba Desain Nasional, Usung Rumah Adat Yogyakarta dan Kalimantan
Dua kontingen mahasiswa Arsitektur Universitas Atma Jaya Yogyakarta meraih Juara I dan II Lomba Desain Nasional 5th Confest 2018.
Penulis: Santo Ari | Editor: Yoseph Hary W
TRIBUNJOGJA.COM - Dua kontingen mahasiswa Arsitektur Universitas Atma Jaya Yogyakarta meraih Juara I dan II Lomba Desain Nasional 5th Confest 2018.
Kompetisi yang diselenggarakan Himpunan Mahasiswa Teknik Sipil Universitas Bangka Belitung ini mengambil tema Inovasi Rumah Tinggal di Era Modern dengan Kearifan Budaya Lokal.
Kontingen UAJY menangkap tema ini dengan mengusung desain rumah hunian yang terisnpirasi dari rumah adat Yogyakarta dan Kalimantan.
Baca: Lomba Burung Kicau HUT Kota Yogyakarta Bisa Jadi Destinasi Wisata
Baca: Perpustakaan Kota Yogyakarta di Jalan Mayjend Sutoyo Segera Dibuka, Dilengkapi Wifi dan e-Library
Dua kontingen tersebut antara lain Wadah Bahinak Team, yang beranggotakan Tri Agung Pratama dan Anastasya Gisela C. Rossi.
Tim ini berhasil menyabat juara I.
Dan Juara II diraih oleh Mar & Partner Team yang beranggotakan Axel Jay Marcianno, Dwi Yuniarsih, dan Gianny Angger Kusuma.
Dwi anggota Mar & Partner Team menjelaskan, dari tema tersebut, mereka lantas memadukan ciri khas kearifan lokal Yogyakarta, khususnya dari cagar budaya daerah Kotagede.
"Kami juga mengambil site-nya disana. Ide ini muncul dari banyak rumah-rumah tradisional yang sebagian terbengkalai sehingga kami ingin mengangkatnya lagi,” ungkap nya.
Axel menambahkan bahwa ikon utama yang ditampilkan oleh tim mereka adalah ornamen Masjid Kotagede yang disajikan dalam wujud gapura.
Berkat kerja keras, kekompakan, dan dukungan dari berbagai pihak, persiapan yang hanya satu minggu pun ternyata mampu menghasilkan karya terbaik.
“Persiapan kami kurang lebih hanya seminggu yang efektif," terangnya.
Baca: Petahana Berebut Suara dengan Istri dalam Pilkades Serentak di Kulonprogo
Baca: Banyak Formasi CPNS Kulonprogo Nihil Pelamar
Dalam pengerjaanya, tim ini juga dibimbing oleh dosen Dr. Ir. B. Sumardiyanto.
Mereka pun berharap ke depannya semakin banyak anak arsitektur yang tertarik mengikuti lomba dan menang.
"Semoga pencapaian kami semakin mampu menginspirasi teman-teman," tambah Dwi.(nto/tribunjogja)