Ekonomi

Rupiah Melemah, Pengusaha Mebel Lokal Justru Raup Untung Besar

Rupiah Melemah, Pengusaha Mebel Lokal Justru Raup Untung Besar Karena Pemintaan Semakin Banyak.

Rupiah Melemah, Pengusaha Mebel Lokal Justru Raup Untung Besar
Tribun Jogja/ Alexander Ermando
Pemilik Prast Craft Heru Prasetyo 

Laporan Reporter Tribun Jogja Alexander Ermando

TRIBUNJOGJA.COM - Kebijakan moneter Amerika Serikat membuat nilai tukar Rupiah terhadap Dolar AS kembali terperosok.

Menurut info resmi dari situs Bank Indonesia, nilai tukar Rupiah terhadap Dolar AS pada Kamis (11/10/2018) siang ini dipatok pada level Rp15,253,00.

Meskipun demikian, sektor mebel justru paling diuntungkan dengan adanya pelemahan Rupiah saat ini. Sebab sektor ini merupakan komoditas ekspor.

Menurut pemilik Pras Craft, Heru Prasetyo, melemahnya Rupiah membuat mebel asal Indonesia jadi murah di pasar luar negeri.

Baca: Rupiah Sentuh Rp 15 Ribu, Transaksi Money Changer Meningkat Hingga 40 Persen

"Justru sekarang ini penjualan jadi meningkat, karena barang yang dibeli makin banyak. Mumpung lebih murah," ujar Heru di pabrik produksi Pras Craft, Desa Trimulyo, Sleman.

Meskipun demikian, Heru tetap berharap nilai tukar Rupiah bisa kembali stabil sehingga berdampak positif pada pertumbuhan ekonomi Indonesia.

Selain mebel, Pras Craft milik Heru juga membuat barang-barang pajangan yang terbuat dari campuran kayu jati dan resin.

Heru menyatakan pasar ekspor terbesar produknya adalah ke Eropa dan Amerika Serikat.

"Baru-baru ini kami juga mengekspor meja ke Pakistan," ungkap Heru.(tribunjogja)

Penulis: Alexander Aprita
Editor: has
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help