Kriminalitas

Kasus Bobol ATM di Jalan Parangtritis, Polres Bantul Masih Kejar Dua Pelaku

Dalam menjalankan aksi, komplotan ini pura-pura melakukan transaksi pengambilan uang di mesin ATM.

Kasus Bobol ATM di Jalan Parangtritis, Polres Bantul Masih Kejar Dua Pelaku
TRIBUNJOGJA.COM / Ahmad Syarifudin
Waka polres Bantul Kompol Ahmad Nanang Wibowo didampingi Kasat Reskrim AKP Rudi Prabowo dan Kasubbag Humas polres Bantul AKP Sulistyaningsih menunjukkan pelaku dan barang bukti di Mapolres Bantul, Senin (01/10/2018). 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Ahmad Syarifudin

TRIBUNJOGJA.COM, BANTUL- Dua pelaku pembobolan mesin anjungan tunai mandiri (ATM) berhasil diringkus oleh jajaran Satreskrim Bantul'>Polres Bantul.

Hingga saat ini, polisi masih memburu dua tersangka lain yang tergabung dalam satu komplotan.

Baca: Polres Bantul Bekuk 2 Pelaku Pembobol ATM

"Ada dua tersangka yang kita amankan dan dua lainnya masih buron," tutur Wakapolres Bantul Kompol Ahmad Nanang Wibowo dalam pers rilis di Maolres Bantul, Senin (01/10/2018).

Adapun inisial dua pelaku yang berhasil diamankan antara lain MS (37) warga Sidomulyo, Wonosari, Madiun Jawa Timur dan JS (37) warga Sumbersari, Saradan, Madiun, Jawa Timur.

Sedangkan dua tersangka lain yang masih buron berinisial SR dan DN.

Dari informasi yang dihimpun Tribunjogja.com, dalam menjalankan aksi, komplotan ini pura-pura melakukan transaksi pengambilan uang di mesin ATM.

Kemudian ketika mesin sedang memproses, pelaku dengan cepat menjepit uang yang akan keluar dari mesin dan segara mematikan listrik agar transaksi dianggap gagal dan saldo di dalam rekening tidak berkurang.

Dijelaskan Nanang, kasus ini bermula ketika petugas mendapatkan laporan dari karyawan sebuah Bank terkait adanya kerusakan di mesin ATM yang ada di stasiun pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Jalan Parangtritis, Kretek, Bantul pada Rabu, 5 September 2018.

"Selain mesin ATM dalam keadaan rusak. Ketika dicek karyawan juga mendapati uang sebesar Rp 1,1 juta di dalam mesin raib," tuturnya.

Halaman
12
Penulis: Ahmad Syarifudin
Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved