Sleman

Visual Gunung Merapi Pagi Ini Setelah Munculnya Kubah Lava Baru

Dilaporkan juga suhu udara sekitar 13.4 °C, dengan kelembaban 58 %rh, angin tenang dan tekanan udara sekitar 872.4 hpa.

Penulis: Hanin Fitria | Editor: Muhammad Fatoni
Tribun Jogja/ Setya Krisna Sumargo
Foto Gunung Merapi (2.930 mdpl) diabadikan dari Gardu Pandang Tunggularum dan Dusun Gondoarum, Desa Wonokerto, Kec Turi, Sleman, Jumat (1/6/2018) siang dan sore sesudah letusan. 

TRIBUNJOGJA.COM - Kubah lava baru dilaporkan muncul di puncak Merapi pada Sabtu (18/8/2018) pekan lalu.

Hal tersebut diungkapkan oleh Kepala Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) DIY, Hanik Humaida, melalui sebuah rilis yang diterima Tribunjogja.com.

Dalam rilis tersebut BPPTKG menjelaskan bahwa munculnya kubah lava ini menandai fase erupsi magmatik Gunung Merapi dimulai dengan erupsi cenderung bersifat efusif.

Setelah munculnya kubah lava baru, visual Merapi Senin (20/8/2018) pada pukul 06.06 WIB melalui PGM Babadan tampak cerah.

Dilaporkan juga suhu udara sekitar 13.4 °C, dengan kelembaban 58 %rh, angin tenang dan tekanan udara sekitar 872.4 hpa.

Status Gunung Merapi masih berada pada level Waspada (Level II).

Dalam rilis yang disebarkan ke awak media, Hanik juga menuturkan kronologi aktivitas vulkanik Gunung Merapi sehingga terbentuk kubah lava baru sebagai berikut.

Pascarangkaian letusan freatik pada tanggal 11 Mei hingga 1 Juni 2018, aktivitas vulkanik Gunung Merapi terutama kegempaan berfluktuasi dalam kisaran di atas kondisi normal.

Selanjutnya, pada tanggal 18 Juli 2018 terjadi peningkatan kegempaan berupa 8 kali gempa Volcano Tektonik Dangkal (VTB), 18 kali gempa Multi phase dan 1 kali gempa Low Frekuensi (LF).

Lalu pada tanggal 29 Juli 2018 terjadi peningkatan kegempaan berupa 16 kali VTB, 34 kali Multiphase (MP), 11 kali Rock Fall( RF), dan 2 kali LF.

Pada tanggal 1 Agustus 2018 terjadi guguran dengan skala sedang terdengar dari Posa Babadan dan Pada tanggal 11 Agustus 2018 pukul 08.00 WIB terjadi gempa hembusan besar.

Gemuruh terdengar oleh warga Deles.

Pada tanggal 12 Agustus 2018 foto yang diperoleh dari survei drone menunjukkan adanya material baru yang muncul di tengah rekahan kubah lava pasca2010.

Selanjutnya dari kejadian yang terdokumentasi tersebut, pada tanggal 18 Agustus 2018 dilakukan pengecekan langsung ke puncak dan dipastikan bahwa terdapat kubah lava baru dengan dimensi panjang sekitar 55 m dan lebar sekitar 25 m tinggi sekitar 5 m dari permukaan kubah 2010. (*)

Sumber: Tribun Jogja
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved