Sleman
Tour De Merapi Akan Angkat Wisata dan Pasar Tradisional di Sleman
Dinas Pariwisata Sleman bekerjasama dengan Disperindag Sleman akan mengadakan Tour De Merapi pada 22 Juli 2018.
Penulis: Siti Umaiyah | Editor: Gaya Lufityanti
Laporan Calon Reporter Tribun Jogja, Siti Umaiyah
TRIBUNJOGJA.COM - Guna memperkenalkan pariwisata dan pasar tradisional di Kabupaten Sleman, Dinas Pariwisata Sleman bekerjasama dengan Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Sleman akan mengadakan Tour De Merapi pada 22 Juli 2018.
Berbeda dengan tahun sebelumnya, di tahun ini Tour De Merapi mengambil tema Jelajah Desa Milang Pasar, yang mana akan dilaksanakan dengan menjelajahi pariwisata dan pasar tradisional di Sleman.
Baca: Dispar Sleman Promosikan Lava Bantal Lewat Tour de Merapi 2018
Kepala Dinas Pariwisata Sleman, Sudarningsih mengungkapkan jelajah pasar tradisional memang sengaja dipilih agar masyarakat kembali melirik pasar tradisional sebagai pilihan berbelanja.
"Selain pariwisata, kita juga ingin memperkenalkan bahwa saat ini pasar tradisional di Sleman sudah banyak di renovasi dan bisa menjadi pilihan bagi masyarakat untuk berbelanja. Pasar Tradisional di Sleman saat ini sudah sangat nyaman," terangnya pada Tribunjogja.com.
Pasar yang akan dijelajahi antara lain Pasar Digital Banyunibro, Pasar Prambanan, Pasar Srowolan, dan Pasar Ngino.
Baca: 585 Peserta Tour de Merapi Akan Disuguhi Kuliner Khas Tiap Desa di Sleman
"Untuk antusiasme masyarakat dalam mengikuti Tour De Merapi sangatlah tinggi. Terbukti kemarin kita target hanya 500 orang, tapi yang sudah daftar 585. Sampai ada yang daftar dan tidak kebagian jaket mereka tidak masalah, katanya yang penting mereka bisa ikut," terangnya.
Sudarningsih berharap dengan adanya Tour De Merapi ini kunjungan wisatawan bisa meningkat.
Selain itu minat masyarakat untuk berbelanja di pasar tradisional juga lebih banyak. (*)