Bantul

Harga Ayam Mahal, Omset Pedagang Turun 30 Persen

Harga Ayam Mahal, Omset Pedagang Turun 30 Persen. Saat Ini Harga Daging Ayam di Bantul Tembus Rp 38 Ribu Perkilogram.

Penulis: Ahmad Syarifudin | Editor: Hari Susmayanti
Tribun Jogja/ Ahmad Syarifudin
Pedagang daging ayam, Utami, tengah melayani pembeli di pasar Bantul, Senin (17/7/2018). Saat harga daging ayam mengalami kenaikan, tembus Rp 38 ribu perkilogram. 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Ahmad Syarifudin

TRIBUNJOGJA.COM - Harga daging ayam di pasar tradisional Bantul tembus Rp 38 ribu perkilogram.

Kondisi itu membuat konsumen mengeluh karena harganya lebih mahal dibandingkan saat lebaran lalu.

"Banyak pembeli yang mengeluh. Daging ayam kok mahal banget. Padahal lebaran udah lewat," tutur penjual daging ayam, Utami, saat ditemui di pasar Bantul, Senin (17/7/2018).

Karena harga sangat mahal, menurut Utama, para pembeli akhirnya memilih untuk mengurangi pembelian.

Tentu hal itu berdampak terhadap  jumlah pendapatan yang diterima para pedagang.

Diungkapkan Utami, dalam sehari biasanya ia bisa menjual sampai 60 kg daging ayam. Semenjak harganya naik, cuma bisa menjual 40 kg/hari.

Baca: Pasokan Berkurang, Harga Daging Ayam di Pasar Bantul Meroket, Tembus Rp 38Ribu/Kg

"Karena mahal, banyak juga yang mengurangi pembelian," ungkapnya.

Tak jauh berbeda juga dialami pedagang daging ayam yang lain, Nuryani.

Menurutnya, semenjak daging ayam mengalami kenaikan lapaknya menjadi sepi pembeli.

"Karena mahal ya, dampaknya jadi sepi pembeli. Mungkin konsumen lebih memilih berbelanja kebutuhan yang lain," ungkapnya.

Diketahui sebelumnya, pasca hari raya daging ayam di pasar tradisional Bantul terus mengalami kenaikan. Dari mulai harga Rp 33 ribu/kg, hingga saat ini menembus angka Rp 38 ribu/kg. (tribunjogja)

Sumber: Tribun Jogja
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved