Home »

Bisnis

» Makro

Bisnis

Ini Penjelasan Mendag Terkait Kenaikan Harga Telur

Tak hanya telur ayam, harga telur puyuh pun juga melonjak dari yang sebelumnya Rp 25.000 menjadi Rp 32.000 per kilogram.

Ini Penjelasan Mendag Terkait Kenaikan Harga Telur
TRIBUNJOGJA.COM / Yosef Leon
Kamsinah seorang pedagang lauk di pasar Kranggan saat melayani pelanggan, Senin (9/7/2018). Untuk lauk, telur dirinya mengaku menaikkan harga jual menyusul kenaikan harga telur dikalangan pedagang yang mencapai Rp28.000/kg 

TRIBUNJOGJA.COM, JAKARTA - Selepas Lebaran, harga telur ayam terpantau terus terkerek naik.

Kenaikan harga bahan pokok seperti yang terjadi di Pasar Johar, Kawarang.

Harga telur ayam di Karawang mencapai Rp 31.000 per kilogram.

Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita pun tak menampik fakta lonjakan harga telur ini.

Dirinya mengatakan, naiknya harga telur disebabkan meningkatnya harga pakan ternak.

"Iya (harga telur naik), itu karena harga pakannya tinggi," ujar Mendag ketika ditemui di Gedung Komisi Pengawas Persaingan Usaha ( KPPU), Selasa (10/7/2018).

Baca: Harga Telur dan Cabai di Sleman Meroket, Ini Alasannya

Harga telur di Pasar Johar bervariasi, mulai dari Rp 28.000 hingga Rp 31.000 per kilogram.

Tak hanya telur ayam, harga telur puyuh pun juga melonjak dari yang sebelumnya Rp 25.000 menjadi Rp 32.000 per kilogram.

Begitupula dengan harga telur bebek, yang juga naik dari Rp 20.000 menjadi Rp 25.000 per kilogram.

KPPU investigasi harga bahan pokok Ketua KPPU Kurnia Toha mengatakan pihaknya juga sedang melakukan investigasi terkait adanya potensi pelanggaran yang menyebabkan naiknya harga-harga komoditas di pasar.

Halaman
12
Editor: Ari Nugroho
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help