Ibadah Haji 2018

Ibadah Haji 2018 Bertepatan dengan Musim Panas, Suhu Udara Bisa Mencapai 53 Derajat Celcius

Ibadah haji 2018 bertepatan dengan musim panas di Arab Saudi, suhu udara bisa melonjak hingga 53 derajat celcius

Ibadah Haji 2018 Bertepatan dengan Musim Panas, Suhu Udara Bisa Mencapai 53 Derajat Celcius
AFP PHOTO / MOHAMMED AL-SHAIKH
Ribuan umat Islam shalat berjamaah di Masjid Namira, Padang Arafah, dekat kota suci Mekah, Saudi Arabia, 23 September 2015. Umat Islam berkumpul di Padang Arafah pada puncak ibadah haji, tepatnya 9 Dzulhijjah pada penanggalan Islam. 

TRIBUNJOGJA.COM - Gelombang pertama jemaah haji 2018 akan diberangkatkan pada 17 Juli mendatang.

Sampai saat ini, pemerintah terus melakukan persiapan, untuk kelancaran penyelenggaraan ibadah haji tahun ini.

Pada Sabtu (7/7/2018), Kementerian Agama (Kemenag) telah menerbitkan visa untuk sekitar 118 kloter jemaah haji reguler.

"Meski Sabtu, kami tidak libur. Proses pemvisaan tetap berjalan. Sampai malam ini sudah 47.653 visa yang siap atau setara 118 kloter," kata Kasubdit Dokumen dan Perlengkapan Haji Kemenag Nasrullah Jassam, seperti dilansir laman resmi Kemenag.

Nasrullah optimis jika tahun ini tidak akan terjadi keterlambatan visa, karena yang sudah terverifikasi mencapai 90 persen.

Sementara itu, Kementerian Kesehatan (Kemenkes) juga telah menyiapkan perlengkapan yang akan dibagikan pada jemaah.

Perlengkapan itu terutama untuk mengantisipasi cuaca panas di Arab Saudi.

Kepala Pusat Kesehatan Haji Eka Jusuf Singka, sebaimana diberitakan Kemenag menjelaskan, ibadah haji tahun ini bertepatan dengan musim panas di Saudi, sehingga suhu udara bisa mencapai 53 derajat Celcius.

Perlengkapan yang akan diberikan pada jemaah haji di antaranya adalah kacamata ultraviolet, payung, topi, botol minum, masker dan semprotan untuk muka.

Kemenkes juga akan memberikan balsem anti pegal, juga telah menyiapkan 20.400 sandal.

Sandal ini akan diberikan kepada jemaah yang kehilangan sandal saat d Masjidil Haram ataupun Nabawi.

Pasalnya tak jarang, jemaah yang hilang sandalnya pulang tanpa alas kaki melewawati aspal yang panas, sehingga kakinya melepuh.

Tim kesehatan haji 2018 juga akan menyediakan 70 ton obat-obatan bagi jemaah haji, mulai dari obat-obatan untuk saluran pernafasan, obat flu dan batuk, obat jantung, hipertensi, serta obat lain yang diperlukan.

Saat ini, Kemenkes juga sedang menyiapkan klinik kesehatan bagi jemaah haji Indonesia di Bandara Jedah. (*)

Penulis: say
Editor: mon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved