Kota Yogyakarta

Bupati Kulonprogo Minta Izin KGPAA Paku Alam X Terkait Penggunaan Paku Alam Ground

Lahan di Magersari yang diajukan oleh Hasto kepada Paku Alam yakni seluas 11.290 meter persegi.

Bupati Kulonprogo Minta Izin KGPAA Paku Alam X Terkait Penggunaan Paku Alam Ground
Tribun Jogja/ Riski Halim
Bupati Kulonprogo, Hasto Wardoyo 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Bupati Kulonprogo, Hasto Wardoyo, menemui Wakil Gubernur DIY, KGPPA Paku Alam X, Senin (25/6/2018).

Kedatangannya tersebut guna mengajukan permohonan penggunaan tanah yang berada di Magersari dan merupakan wilayah Paku Alam Ground (PAG). 

Nantinya, tanah tersebut ditujukan sebagai wilayah pembangunan rumah baru bagi warga Kecamatan Temon, Kulonprogo yang terdampak pembangunan Bandara New Yogyakarta International Airport (NYIA).

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kulonprogo sendiri direncanakan siap membangun 100 rumah sebagai relokasi warga terdampak bandara.

"Harapannya bisa sampai 100 (rumah), tapi minimal 50 lah," ujar Hasto saat ditemui di Kompleks Kepatihan.

Sebelumnya, Pemkab Kulonprogo juga sudah menyediakan 50 unit rumah relokasi yang berada di Magersari di Desa Kedundang untuk warga terdampak.

Namun diantara 50 unit tersebut, masih ada 5 rumah yang belum dihuni, sehingga masih dapat dimanfaatkan untuk warga penolak yang sewaktu-waktu sudah siap untuk direlokasi. 

Lahan di Magersari yang diajukan oleh Hasto kepada Paku Alam yakni seluas 11.290 meter persegi.

hasto mengaku jika permintaannya tersebut mendapat respon yang positif dari Wakil Gubernur DIY.

Bahkan Paku Alam X juga meminta agar nantinya beberapa fasilitas penting seperti sekolah dan rumah ibadah juga disiapkan di lahan relokasi tersebut.

Sesegera mungkin Pemkab mengaku siap melakukan land clearing dan menyiapkan lahan untuk kemudian dapat membangun hunian di atasnya. 

"Beliau (Paku Alam X) sangat mendukung sekali, tinggal kami yang harus meneliti di lapangan, tanah ini seperti apa apakah visible atau tidak," imbuh Hasto. (*)

Penulis: Rizki Halim
Editor: ton
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved