Mudik Lebaran 2018

Pimpinan Pusat Muhammadiyah Bakal Dirikan 70 Posko dengan Beragam Fasilitas

Di posko-posko tersebut, selain disiapkan fasilitas rest area, juga akan disediakan ruang dan fasilitas untuk nonbar Piala Dunia 2018.

Pimpinan Pusat Muhammadiyah Bakal Dirikan 70 Posko dengan Beragam Fasilitas
IST
Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Agus Taufiqurrahman saat membagikan paket darurat (emergency kit) kepada para pemudik asal luar daerah yang sedang melintas di Jl Srandakan, Bantul, Selasa (12/6/2018) sore. 

TRIBUNJOGJA.COM, BANTUL - Pimpinan Pusat Muhammadiyah berencana mendirikan 70 lebih posko darurat selama musim arus mudik Lebaran 2018.

Di posko-posko tersebut, selain disiapkan fasilitas rest area, juga akan disediakan ruang dan fasilitas untuk nonton bareng (nonbar) Piala Dunia 2018.

“Sebentar lagi kan musim Piala Dunia ya, kalau memungkinkan akan kita siapkan juga nanti ruangan untuk Nonbar (Piala Dunia), selain ruang pelayanan kesehatan, bengkel, ruang menyusui dan rest area,” Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Agus Taufiqurrahman, Selasa (12/6/2018).

Baca: Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah Bagi-Bagi Obat ke Pemudik di Bantul

Agus menyampaikan hal tersebut usai membagikan paket darurat (emergency kit) kepada para pemudik luar daerah yang sedang melintas di Jl Srandakan, Trimurti, Srandakan, Bantul.

Di titik tersebut, salah satu Posko Mudik Lebaran didirikan RS PKU Muhammadiyah Bantul.

Posko Mudik Lebaran Muhammadiyah di Jl Srandakan ini menurut Agus menjadi awal mula pendirian Posko di DIY dan daerah-daerah lain di Indonesia yang sebagian besar didirikan di wilayah Jawa.

Selain di Bantul, posko di DIY juga dibangun di Sleman, tepatnya utara RS PKU Muhammadiyah, Gamping.

“Posko kita bangun di Jl Srandakan dan daerah Gamping karena dua lokasi itu menjadi pintu masuk pemudik dari luar daerah yang masuk maupun melewati wilayah Yogyakarta. Khusus di Posko di Jl Srandakan para pemudik dari jalur selatan memang biasa memilih lewat jalur ini,” kata Agus.

Baca: Arus Mudik Lebaran, Empat Titik Pintu Masuk DIY Terpantau Lancar

Sementara itu Kapolsek Srandakan, Kompol Slamet juga menyiagakan Pos Pantau Lebaran hasil koordinasi dengan Polres Bantul.

Lokasinya, tepat berada di samping Posko Mudik Lebaran yang didirkan oleh RS PKU Muhammadiyah di Jl Srandakan, Trimurti, Srandakan, Bantul.

“Kita siagakan 29 personel untuk berjaga selama arus mudik lebaran berlangsung. Kita siagakan anggota selama 24 jam untuk mengatur lalu lintas maupun dalam rangka menjaga keamanan demi kenyamanan pemudik ketika melintas di Jl Srandakan,” kata Kompol Slamet. (TRIBUNJOGJA.COM)

Penulis: sus
Editor: Ari Nugroho
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved