Home »

Jawa

Jawa

Bawaslu Jateng Terima Laporan 63 ASN Tidak Netral pada Pilkada

ASN yang bersikap tidak netral mulai dari jabatan paling tinggi adalah Kepala Dinas, Camat, Kepala Desa, hingga Kepala Dusun.

Bawaslu Jateng Terima Laporan 63 ASN Tidak Netral pada Pilkada
TRIBUNJOGJA.COM / Rendika Ferri
Ketua Bawaslu Provinsi Jawa Tengah, Fajar Saka, memberikan keterangan kepada awak media terkait sikap tidak netral yang ditunjukkan oleh ASN pada Pilkada 2018 di Jawa Tengah, Kamis (7/6/2018). 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Rendika Ferri K

TRIBUNJOGJA.COM, MAGELANG - Badan Pengawas PemilIihan Umum (Bawaslu) Provinsi Jawa Tengah mencatat kurang lebih 63 laporan terkait ketidaknetralan yang dilakukan oleh Aparatur Sipil Negara (ASN) pada Pemilihan Kepala Daerah di Provinsi Jawa Tengah.

"Kami menerima sebanyak 63 laporan ASN tidak netral pada Pilkada di semua Kabupaten atau Kota di Jawa Tengah yang menyelenggarakan Pemilihan Kepala Daerah," ujar Ketua Bawaslu Provinsi Jawa Tengah, Fajar Saka, Kamis (7/6).

Fajar mengatakan, pihaknya pun langsung menindaklanjuti laporan ASN yang tidak netral tersebut.

ASN yang bersikap tidak netral mulai dari jabatan paling tinggi adalah Kepala Dinas, Camat, Kepala Desa, hingga Kepala Dusun.

Sikap tidak netral mereka ditunjukkan dengan mendukung satu pasangan calon tertentu, kebanyakan dengan mengikuti kegiatan kampanye dari salah satu pasangan calon.

Pada umumnya adalah paslon petahana.

"Jabatan tertinggi adalah Kepala Dinas, hingga Camat, mereka ini ASN yang dilaporkan tidak netral," kata Fajar.

Dikatakannya, sebanyak 63 laporan tersebut langsung ditindaklanjuti oleh Bawaslu.

Namun tak semuanya terbukti melakukan tindakan tidak netral.

Halaman
12
Penulis: rfk
Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help