Gunungkidul

Kepala Desa Tuntut THR pada Pemkab Gunungkidul

Selain membahas THR dan peningkatan kesejahteraan kepala desa beserta perangkat desa audiensi tersebut juga membahas perihal advokasi untuk desa.

Kepala Desa Tuntut THR pada Pemkab Gunungkidul
internet
Pemkab Gunungkidul

Laporan Calon Reporter Tribun Jogja, Wisang Seto Pangaribowo

TRIBUNJOGJA.COM,GUNUNGKIDUL - Kumpulan kepala desa dan perangkat desa yang tergabung dalam Semar Sembogo menuntut untuk mendapatkan Tunjangan Hari Raya (THR) kepada Pemerintah Kabupaten Gunungkidul, melalui audiensi yang berlangsung pada Kamis (31/5/2018) di Ruang Rapat Bupati.

Bambang Kades Kepek selaku anggota semar sembogo menuturkan bahwa audiensi ini berfokus pada kesejahteraan kepala desa hingga perangkat desa yang menurutnya masih kurang.

"Menurut Bupati Gunungkidul pemberian THR kepada kepala desa, perangkat desa, hingga Badan Pengawas Desa (BPD) harus ada payung hukum terlebih dahulu, karena di Bantul sudah ada payung hukumnya, bentuk THR prinsip kami sesuai dengan aturan Perbup, ada Perbup tentang THR yang kami kejar," katanya.

Bambang mengatakan tidak hanya untuk THR saja fokus dalam audiensi mereka tetapi kesejahteraan secara keseluruhan juga disampaikan dalam audiensi tersebut.

"Kami sepakat hasil rekomendasi peningkatan kesejahteraan pengurus desa, kepala desa," tuturnya.

Selain membahas THR dan peningkatan kesejahteraan kepala desa beserta perangkat desa audiensi tersebut juga membahas perihal advokasi untuk desa.

"Saat musyawarah desa (musda) menyepakati adanya pendampingan advokasi, mulai dari advokasi diawal perencanaan, pembinaan," katanya.

Sementara itu Bupati Gunungkidul Badingah mengatakan untuk mengeluarkan peraturan bupati harus berkoordinasi dengan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD).

"Ada beberapa point yang dibahas tadi tetapi para kepala desa untuk menyegerakan masalah THR, saat ini sedang dibahas untuk pembuatan peraturan Bupati (perbup), mudah-mudahan kita bisa terbitkan," katanya.(*)

Penulis: Wisang Seto Pangaribowo
Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help