Ramadan 1439 H

Begini Tips Agar Tetap Segar di Siang Hari Selama Berpuasa

Puasa tidak boleh menjadi alasan bagi kita untuk menurunkan performa kerja atau di sekolah selama Ramadan.

Editor: Ari Nugroho

TRIBUNJOGJA.COM - Perubahan pola makan dan aktivitas selama Ramadan dapat memengaruhi jam biologis dan metabolisme tubuh kita.

Akibatnya, kita mungkin jadi sering ngantuk saat puasa.

Ngantuk saat puasa disebabkan oleh perubahan ritme sirkadian alias jam biologis tubuh.

Ritme sirkadian sendiri adalah jadwal kerja berbagai sistem serta organ tubuh manusia.

Misalnya organ tubuh mana yang harus bekerja saat ini dan mana yang harus beristirahat dalam rentang waktu tertentu.

Ritme sirkadian yang mengatur siklus bangun-tidur pada manusia adalah siklus yang paling mudah diamati sehari-harinya.

Ritme ini diatur oleh saraf hipotalamus yang terletak di otak manusia.

Berbagai penelitian menunjukkan bahwa tubuh memerlukan tidur agar tetap sehat dan menjaga fungsi fisik dan sosial.

Oleh karena itu pola tidur dihubungkan dengan bagaimana performa seseorang di siang hari.

Baca: Ketika Ramadan Tiba, Ini Kebiasaan Masa Kecil yang Selalu Dikenang

Nah berpuasa di siang hari bisa berdampak pada perubahan pola tidur.

Pasalnya aktivitas seperti makan, minum, interaksi sosial, dan olahraga sering kali ditangguhkan sampai malam hari, sehingga mengurangi jam tidur dan kualitas tidur.

Perubahan ini, walaupun tidak parah, dapat menyebabkan seseorang mengantuk atau tidak konsentrasi di siang hari.

Perubahan pola makan dari yang awalnya tiga kali sehari menjadi dua kali sehari di waktu malam, disertai dengan aktivitas yang bertambah di malam hari, dapat mengubah metabolisme tubuh seseorang, seperti suhu inti tubuh dan pola tidur.

Bulan Ramadan yang berbarengan dengan musim panas di negara yang dekat kutub dapat menyebabkan waktu puasa bertambah dibandingkan dengan musim kemarau atau dingin, oleh karenanya perubahan pola hidup yang terjadi dapat lebih dirasakan.

Saat berpuasa, suhu inti tubuh dan pengeluaran hormon kortisol di siang hari menurun, dan pengeluaran hormon melatonin juga dilaporkan berkurang selama puasa.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved